Ganti Rugi Lahan Belum Dibayar, Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Dihentikan Sementara

Ganti Rugi Lahan Belum Dibayar, Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Dihentikan Sementara

Lokasi pembangunan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke dipalang warga

Metro Merauke – Warga pemilik ulayat, Moses Matu Gebze, Senin siang (19/8) memasang palang di lokasi pembangunan gedung baru kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke.

Warga menuntut, proyek pengerjaan pembangunan sementara waktu dihentikan, sebelum adanya penyelesaian.

Dikatakan Wakil Ketua LMA, Agustinus Ananias Gebze, aksi pemalangan tersebut terpaksa dilakukan, menyusul belum adanya penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan seluas 50 X 100 M2 yang telah lama diajukan.

Atas tanah yang diklaim itu, pemilik ulayat menuntut ganti rugi sebanyak Rp 5 Miliar.

“Sudah satu tahun lalu kita ajukan permasalahan ini ke dinas, tapi tidak ada tanggapan dari pemerintah. Sehingga, saat ini kita lakukan pemalangan,” ujarnya kepada Metro Merauke, Senin (19/8).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasoni Betaubun saat menemui warga di lokasi pemalangan mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pertemuan bersama pihak terkait guna penyelesaian permasalahan.

“Kita perlu duduk bersama untuk mengetahui pasti permasalahannya seperti apa. Dan pembahasan akan dilakukan segera, agar pembangunan gedung segera dilanjutkan kembali,”pungkasnya. (Nuryani)