Polisi Menduga Ada Skenario di Balik Tewasnya Guru SMKN 3 Jayapura

Polisi Menduga Ada Skenario di Balik Tewasnya Guru SMKN 3 Jayapura

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas

Metro Merauke – Polres Jayapura Kota menduga ada skenario terselubung di balik tewasnya guru SMK Negeri 3 Jayapura, Rusli (56).

Jenazah korban ditemukan di jalan alternatif yang menghubungkan Perumnas IV Padang Bulan ke Perumahan Graha Youtefa, Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua pada Rabu (14/08).

Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas mengatakan analisis sementara pihaknya dalam kasus ini, korban tidak dibunuh secara spontanitas atau menjadi korban pencurian dengan kekerasan seperti sejumlah kasus lain di Kota Jayapura.

Menurutnya, bekas luka tusukan yang ada pada tubuh korban tidak seperti luka tusakan spontanitas, layaknya korban pencurian dengan kekerasan pada umumnya.

Luka di tubuh koran yang diduga karena tusukan pisau hanya terdapat pada satu titik. Selain itu korban masih mengenakan jam tangan, helm dan terdapat selembar uang di saku.

“Motornya kemungkinan disembunyikan oleh pelaku. Korban diduga telah dieksekusi (dibunuh) di tempat lain. Kami akan segera mengusut pelakunya dan mendalami keluarganya, karena ada hal-hal yang cukup janggal. Hasil olah tempat kejadian perkara, kemungkinan korban dieksekusi di lokasi itu (tempat penemuan jenazah) sangat kecil,” kata AKBP Gustav Urbinas pada Sabtu (17/08).

Menurutnya, sebelum ditemukan korban telah menghilang tiga hari. Namun pihak keluarga tidak mencarinya atau membuat laporan polisi.

Selain itu, sejumlah saksi sempat melihat ada beberapa kendaraan berhenti di lokasi penemuan jenazah korban pada minggu malam.

“Kemungkinan saat itu korban diletakkan di situ. Mungkin ini adalah skenario. Tim penyidik masih mengumpulkan bukti untuk menemukan pelaku,” ujarnya.

Kata AKBP Gustav Urbinas, penyidik Polresta Jayapura telah memeriksa lima orang saksi. Tim penyidik juga akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap keluarga dan tetangga korban. (Arjuna/Redaksi)