Dandim 1711/BVD: Jika Ada Oknum Jual Miras atau Narkoba, Tangkap Saja

Dandim 1711/BVD: Jika Ada Oknum Jual Miras atau Narkoba, Tangkap Saja

Foto istimewa

Metro Merauke – Komandan Kodim 1711/BVD, Letkol Inf. Candra Kurniawan memastikan anggota TNI yang bertugas di wilayah Boven Dogoel, Papua tidak ada yang terlibat dalam peredaran minuman keras maupun narkoba.

Mengingat adanya sanksi tegas dalam satuan, bila diketahui ada anggota yang ‘nakal’ dan bermain dengan barang-barang tersebut.

Untuk itu, Dandim dengan tegas mengatakan, aparat keamanan, tidak perlu ragu menangkap anggota TNI bila terjaring sweeping dan terbukti menyimpan miras maupun narkoba.

Penegasan itu dikatakan Dandim Candra Kurniawan dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Daerah Boven Digoel yang dihadiri Wakil Bupati, Chaerul Anwar dan juga diikuti lintas sektor, di Aula Patriot, Kodim 1711/BVD, Senin (12/8).

“Saya jamin, TNI di wilayah Boven Digoel tidak ada yang bermain, menjual miras maupun narkoba. Jika mendapati ada oknum yang menyimpan bahkan menjual miras ataupun narkoba dikalangan masyarakat, tangkap saja,” ucapnya.

Dikatakannya, TNI turut berupaya dalam pemberantasan miras. Terlebih, di Boven Digoel mengenai miras, telah diatur dalam peraturan daerah yang telah disahkan DPRD setempat.

“Saya harapkan, apa yang kita lakukan ini bukan hanya sekedar wacana, tetapi kita harus terapkan. Dengan cara membangun koordinasi yang baik antara aparat dan instansi terkait untuk memberantas penjualan miras di Boven Digoel,” pintanya.

Terlebih dengan kehadiran Satgas Pamtas, Yonif 406/CK, mempunyai peranan melaksanakan pembinaan dan pengawasan. Salah satunya lewat sweeping di Pos Jajaran Satgas Pamtas 406/CK, agar peredaran miras melalui jalur darat dapat diminimalisir.

Wakil Bupati Boven Digoel, Chaerul Anwar mengatakan, dibutuhkan kerjasama yang baik semua pihak, termasuk aparat TNI dan Polri untuk memberantas peredaran miras dan narkoba di wilayah Boven Digoel. (Nuryani)