Delapan Bulan Masyarakat Mengungsi, Bupati Nduga Minta Pasukan Non Organik Segera Ditarik

Delapan Bulan Masyarakat Mengungsi, Bupati Nduga Minta Pasukan Non Organik Segera Ditarik

Bupati Nduga, Yairus Gwijangge dan rombongan foto bersama DPR RI - IST

Metro Merauke – Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Steven Abraham mengungkapkan, Bupati Nduga, Yairus Gwijangge bersama semua kepala dinas melakukan pertemuan bersama Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo serta beberapa wakil rakyat di senayan.

“Pertemuan dilangsungkan Senin 5 Agustus 2019 yang dipimpin langsung Ketua DPR RI dan dihadiri Fadli Zon, Robert Kardinal, saya serta anggota DPD terpilih, Yoris Rawayen. Dalam pertemuan, Bupati Nduga meminta  pemerintah segera menarik semua pasukan non organik,” ungkap Steven yang dihubungi Metro Merauke Rabu (7/8).

Dikatakan, alasan Bupati Nduga meminta penarikan aparat keamanan non organik dari Nduga karena sejak Bulan Desember 2018 sampai sekarang, masyarakat dari sebelas distrik, sudah mengungsi.

Mereka mengungsi ke keluarganya di Kabupaten Asmat, Yahukimo, Wamena serta Jayapura.

Akibatnya, jelas Steven yang juga putra kelahiran Merauke itu, banyak anak tak mendapatkan pendidikan secara baik. Juga pelayanan kesehatan tidak berjalan.

“Pak Bupati Nduga juga meminta agar DPR RI melakukan kunjungan ke sana sekaligus melihat secara langsung kondisi sesungguhnya yang terjadi ketika masyarakat sudah mengungsi ke tempat lain,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, jelas dia, bupati mengharapkan  pekerjaan ruas jalan  dari APBN menuju ke Nduga, tak dialihkan ke Wamena-Jayapura. Tetapi tetap saja dan dialihkan ke Mumugu sampai Kenyam, karena jalannya juga belum selesai diaspal.

Ditambahkan, sebagai tindaklanjut dari pertemuan dimaksud, Ketua DPR RI akan bersurat ke Komisi I yang membidangi TNI memanggil Panglima TNI untuk dialog. Juga Komisi III sekaligus memanggil Kapolri serta Komisi IX memanggil Menteri Sosial, karena berkaitan dengan bantuan bagi masyarakat Nduga. (LKF)