Dinilai Langgar Aturan, Gubernur Papua Ancam Bongkar Tiga Hotel Berbintang 

Dinilai Langgar Aturan, Gubernur Papua Ancam Bongkar Tiga Hotel Berbintang 

Gubernur Papua, Lukas Enembe 

Metro Merauke – Gubernur Papua, Lukas Enembe mengancam akan membongkar tiga hotel berbintang di Kota Jayapura lantaran jarak bangunan hotel dari jalan raya dinilai tak sesuai aturan, dan tidak memiliki lahan parkir memadai.

Pernyataan itu disampaikan Lukas Enembe dalam sambutannya saat meresmikan gedung II DPR Papua, Mes DPR Papua, dan Ring Road di Kota Jayapura di kantor DPR Papua, Kamis (01/08).

“Wali kota ini sudah banyak kasi (terbitkan) izin ini. Hotel Aston itu pelanggaran besar. Tidak ada tempat parkir. Hotel Horizon juga bermasalah. (Hotel) Grend Abe juga masalah karena maju ke (badan) depan. Jadi kemungkinan (peluang) kami bongkar lebih besar. Pasti kami ikuti aturan,” kata Lukas Enembe.

Ia mengatakan, kini arus lalu lintas di Kota Jayapura semakin padat. Enembe mengibaratkan kepadatan arus lalu lintas di Kota Jayapura kini hampir seperti Jakarta. Untuk itu pemerintah daerah (provinsi) perlu mengambil langkah stragis.

“Karena Kota Jayapura akan menjadi kota metropolitan. Jadi mulai sekarang jangan coba-coba bangun rumah di pinggir jalan. Kami akan bongkar. Karena ada aturannya sekian meter jarak bangunan dari jalan. Kalau tidak, pasti dibongkar,” ujarnya.

Enembe mengingatkan warga agar sejak kini memperhatikan jarak antara bangunan dan jalan raya ketika akan membangun.

“Mulai sekarang (warga) yang sudah membangun di dekat jalan, segera pinggir (bergeser). Kami akan tata karena Jayapura akan kami jadikan kota metropolitan,” ucapnya.

Salah satu strategi pemprov mengatasi kemacetan di ibu kota Provinsi Papua menurutnya, dengan membangun beberapa jalan bypass di sejumlah titik. Perencanaannya kini telah dilakukan dan ditargetkan setelah PON XX pada 2020 mendatang, program itu dapat dilaksanakan.

“Selesainya pembangunan ring road, kita konsentrasi pembangunan jalan lain. Rancangan kami, semua jalan bypass hingga ke Waena, Distrik Heram agar tidak macet lagi. Pembagian mekanisme jalannya diatur,” katanya. (Arjuna/Redaksi)