Penerimaan Anggota Polri, Kapolda Papua: Jangan Sebut Bermasalah

Penerimaan Anggota Polri, Kapolda Papua: Jangan Sebut Bermasalah

Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja

Metro Merauke – Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja menyatakan tidak ada masalah dalam penerimaan calon anggota Polri di Papua tahun ini. Ia tidak ingin ada pihak yang beranggapan seleksi calon anggota Polri di Papua bermasalah.

Pernyataan itu dikatakan Irjen Pol Rudolf Aberth Rodja menjawab pertanyaan wartawan pada Rabu (10/09), terkait kelulusan anak asli Papua dalam penerimaan anggota Polri di Papua tahun ini yang tidak mencapai 70 persen.

Hasil tes calon anggota Polri anak asli Papua yang tidak mencapai persentase 70 persen membuat Majelis Rakyat Papua (MRP), DPR Papua, dan Komnas HAM perwakilan Papua menilai Polda Papua tidak memiliki keberpihakan kepada orang asli Papua.

“Tidak ada bermasalah. Jangan bicara bermasalah. Saya tidak terima anda bilang bermasalah. Kita bicara data, jangan kita berbicara persepsi. Ingat itu ya,” kata Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja kepada wartawan.

Menurut Kapolda Papua, ia akan membicarakan hal tersebut dengan DPR Papua dan MRP sebagai lembaga refresentatif orang asli Papua. Dalam pertemuan nantinya, Irjen Pol Rudolf Alberth Rodja menyatakan akan mengundang wartawan agar media tahu upaya Polda Papua.

Polda kata Irjen Pol Rudolf A Rodja, sudah melakukan afirmatif yang luar biasa terhadap calon anggota Polri asli Papua. Namun lulus tidaknya seseorang merupakan menjadi tanggungjawab yang bersangkutan (peserta seleksi).

Katanya, jika seseorang tidak memenuhi syarat untuk lulus, kemudian dipaksakan lulus, organisasi (institusi kepolisian) akan terkena imbasnya dan masyarakat tidak akan mendapat pelayanan maksimal,

“Jadi nanti saya akan jelaskan. Jangan bilang bermasalah. Tidak ada bermasalah. Kalau ada bermasalah apa masalahnya. Ada suap atau yang lain-lain, sampaikan. Oknumnya siapa. Nanti saya akan jelaskan ke DPR Papua dan MRP,” ujarnya. (Arjuna)