Boaz Gagal, Persipura di Zona Degradasi, Pemain Senior akan Dievaluasi

Boaz Gagal, Persipura di Zona Degradasi, Pemain Senior akan Dievaluasi

Laga Persipura melawan Perseru Badak Lampung FC - Jubi/Roy Ratumakin

Metro Merauke – Kapten Persipura Boaz Solossa gagal mengeksekusi tendangan penalti saat timnya bertemu Perseru Badak Lampung FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2019 di Stadion Mandala, Kota Jayapura, Rabu sore (10/07).

Kegagalan Boaz Solossa menjadi eksekutor penalti dalam laga kali ini memaksa Persipura yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri hanya mampu meraih satu poin dengan hasil imbang 1-1.

Mutiara Hitam, julukan Persipura memiliki peluang unggul terlebih dahulu pada menit ke-12 lewat tendangan penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Ian Liuz Kabes dijatuhkan pemain lawan di area terlarang. Namun Boaz Solossa yang menjadi eksekutor gagal melaksanakan tugasnya. Eksekusi penalti pemain bernomor punggung 86 itu dengan mudah diantisipasi penjaga gawang lawan.

Persipura yang berupaya membuka keunggulan terlebih dahulu pada babak pertama, justru dikejutkan gol tim tamu yang diciptakan penyerang F. Torres pada menit ke-45. Gol itu mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Perseru Badan Lampung FC hingga turun minum.

Tak ingin kehilangan muka di hadapan publik sendiri, Persipura berupaya menyamakan skors pada babak kedua. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-59, melalui pemain muda Gunansar Mandowen.

Tim tuan rumah kembali menciptakan sejumlah peluang gol selepas menyamakan kedudukan. Namun upaya Titus Bonai dan kawan-kawan mengakhiri laga dengan kemenangan selalu gagal hingga laga usai.

Hasil imbang pada laga kali ini membuat Persipura tidak beranjak dari posisi degradasi. Mutiara Hitam terdampar di urutan ke-16 klasemen sementara dengan empat poin hasil dari empat kali imbang dan tiga kali kalah dalam tujuh laga.

Sementara Perseru Badak Lampung FC menempati posisi delapan klasemen sementara dengan delapan poin hasil dari dua kali imbang, dua kali menang dan empat kali kalah.

Hasil imbang keempat kalinya dalam laga kali ini membuat Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano menyoroti kinerja para pemainnya, terutama pemain senior.

Kata Wali Kota Jayapura itu, manajemen akan mengevaluasi kinerja pemain senior. “Saya akan evaluasi semua pemain, khususnya pemain senior,” kata Benhur Tomi Mano kepada wartawan usai laga.

Tomi Mano juga menyinggung kegagalan Boaz mengeksekusi penalti dalam laga itu. Menurutnya, jika memang kapten Persipura tersebut tidak siap menjadi eksekutor, mestinya memberikan tugas itu kepada pemain lain yang lebih siap, karena saat ini Peripura membutuhkan kemenangan.

“Saya akan bicara kepada pemain. Tidak ada istilah senior maupun junior dalam tim. Kami akan melepas beberapa pemain yang sudah tidak layak pada putaran kedua. Akan ada wajah baru di tim Persipura di putaran kedua,” ucapnya.

Asisten pelatih kiper Persipura Alan Haviluddin yang mendampingi timnya dalam laga kali kini juga menyatakan kekecewaannya, karena pemainnya gagal memanfatkan sejumlah peluang untuk menciptakan gol.

“Ini menjadi bahan evaluasi kami untuk laga kandang berikutnya menghadapi Madura United,” kata Alan saat sesi konfrensi pers. (Arjuna)