Palang 2 Sekolah Belum Dibuka, Thiasony Betaubun: Kewenangan Penanganan di Provinsi

Palang 2 Sekolah Belum Dibuka, Thiasony Betaubun: Kewenangan Penanganan di Provinsi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Thiasony Betaubun saat diwawancarai wartawan

Metro Merauke – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke, Papua, Thiasony Betaubun mengatakan, pihaknya tidak dapat mengambil langkah sendiri terkait persoalan pemalangan yang dialami dua sekolah luar biasa (SMPLB dan SMALB) di Merauke.

Menyusul, lanjutnya, saat ini kewenangan penanganan sekolah tersebut telah dialihkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Sehingga, menurut Betaubun, penanganan penyelesaian permasalahannya pun menjadi kewenangan provinsi.

“Sekarang kita tidak bisa ambil alih, nanti salah. Karena kewenangan SLB sudah berada di Dinas Pendidikan Provinsi Papua. Kalau diminta data kita kasihkan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (8/7).

Dikatakannya, pemalangan terhadap dua gedung sekolah sudah diketahui dinas pendidikan di Provinsi. Pihaknya juga mengharapkan, agar permasalahan tanah yang digunakan dua sekolah itu dapat segera terselesaikan dengan baik agar tidak sampai mengganggu jalannya proses pendidikan di tahun ajaran baru nanti yang dimulai 15 Juli 2019.

Diketahui sejak 21 Juni lalu, SMPLB dan SMALB yang letak gedungnya berdekatan itu mulai dipalang pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah dan menuntut ganti rugi tanah.

Pemalangan dilakukan dengan menglas pagar sekolah maupun memalang pintu sekolah dengan papan. Hingga saat ini pemalangan di dua sekolah itu belum dibuka. (Nuryani)