Dari CCTV Kapal MJB, Keluarga Korban Duga Pembunuhan Nahkoda Direncanakan

Dari CCTV Kapal MJB, Keluarga Korban Duga Pembunuhan Nahkoda Direncanakan

Korban KMN Maju Jaya Baru saat dievakuasi petugas ke RSUD Merauke belum lama ini  | dok.

Metro Merauke – Edy Yanto, adik kandung korban Dayanto (nahkoda KMN Maju Jaya Baru) yang tewas ditangan ABKnya Selasa (2/7) lalu di perairan Arafura menduga, peristiwa naas itu sepertinya bukan kejadian spontan, melainkan telah direncanakan.

Bahkan, lanjutnya, peristiwa maut saat itu yang terekam CCTV kapal, RW yang keberadaannya kini masih diburu polisi, kata Edy, tidak sendirian, dimungkinkan masih ada orang yang ikut membantunya dalam tindak kejahatan.

Baca juga: Pembunuhan Nahkoda Kapal Maju Jaya Baru, Kapolres: Pelaku diburu, tujuh saksi dimintai keterangan

“Kita sudah melihat CCTV yang ada di atas kapal. Saya menduga RW melakukannya tidak sendirian melainkan ada keterlibatan orang lain di sana,” ujarnya kepada Metro Merauke.

Seperti yang dilansir dari matakepri.com Edy Yanto menuturkan, masih dari hasil rekaman CCTV, bila beberapa keterangan yang menyebutkan terjadi perkelahian di atas kapal, menurutnya hal itu tidak benar.

“Tidak ada perkelahian, yang ada abang saya dalam kondisi sempoyongan dan kami menduga abang kami telah dilukai sebelumnya kemudian didorong dengan mudah oleh RW ke laut,” katanya.

Baca juga: Tak Terima Ditegur, ABK ‘Habisi’ Nahkoda Kapal Maju Jaya Baru

Pihaknya berharap polisi dapat segera menangkap pelaku sehingga mengungkap peristiwa tersebut hingga tuntas.

Kapolres Merauke, melalui Kasatpolair, AKP Micha Toding mengatakan pihaknya hingga kini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku RW. Kondisi medan yang luas dirasakan cukup menyulitkan aparat dalam melakukan pengejaran. “Kita tetap bekerjakeras untuk menangkap pelakunya,” ujarnya kepada Metro Merauke, Selasa (9/7).

Dikatakan Micha Toding, dengan tertangkapnya pelaku, akan memudahkan polisi dalam mengungkap kasus tersebut. “Kita sudah periksa 7 saksi dan juga melihat CCTV kapal sebagai petunjuk dalam mengungkap kejadian. Kita berharap pelaku RW segera tertangkap,” pungkasnya. (Nuryani)