Dua Pejabat Pemkab Merauke Mengundurkan Diri, Sekda: Kita Tidak Bisa Halangi

Dua Pejabat Pemkab Merauke Mengundurkan Diri, Sekda: Kita Tidak Bisa Halangi

Foto Ist

Metro Merauke – Dua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua mengundurkan diri dari jabatanya.

Saat dikonfirmasi wartawan, Sekda Merauke, Daniel Pauta membenarkan adanya pengunduran diri dua pimpinan kantor tersebut. Masing-masing Kepala Dinas Kesehatan, dr Adolf JY Bolang dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Felix Liem.

Dan, lanjut Sekda Pauta, untuk mengisi kekosongan supaya pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, telah ditunjuk pelaksana tugas (plt). Staf Ahli Bupati, Vicky Imkotta sebagai Plt Kepala Kesbangpol dan Heni S sebagai Plt Kadis Kesehatan Merauke.

Dijelaskannya, kedua pimpinan OPD dimaksud sebelumnya telah mengundurkan diri. Surat pengunduran dirinya pun telah diterima bupati. Pihaknya mengaku tak dapat mengintervensi apa yang telah menjadi keputusan mereka.

“Yang bersangkutan memang mengundurkan diri dan tidak bisa kita halangi. Tidak ada desakan dan intervensi untuk mereka mengundurkan diri. Bukan karena kesalahan dalam tugas, tapi yang bersangkutan minta undur diri. Surat resmi sudah ada di bupati,” ujarnya, Kamis (4/7).

Secara rinci Sekda menyebut, surat pengunduran diri dari Felix Liem telah diajukan sejak Bulan Mei. Sedangkan dr Adolf JY Bolang pada pertengahan Juni. “Bupati minta keduanya bertugas hingga Juni dan barulah di awal Juli dilakukan serahterima sementara.”

Ditambakan, sesuai ketentuan pengunduran diri seorang pejabat itu dibenarkan di dalam peraturan dan menjadi hak pegawai. Dan setelah surat pengunduran tersebut diproses, yang bersangkutan sudah diberhentikan dari jabatannya, sementara waktu di Plt kan.

“Karena untuk menduduki jabatan defenitif akan mengikuti seleksi Pejabat Tinggi Pratama yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” tukasnya. (Nuryani)