Puluhan Mahasiswa Datangi Kantor DPW NasDem Papua Usul Calon Ketua DPRP

Puluhan Mahasiswa Datangi Kantor DPW NasDem Papua Usul Calon Ketua DPRP

Mahasiswa saat menyampaikan aspirasinya di kantor DPW NasDem Papua

Metro Merauke – Puluhan mahasiswa dari Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Peduli Pimpinan yang Merakyat mendatangi kantor DPW Partai NasDem Papua di Ekspo Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Rabu (26/06).

Kedatangan puluhan mahasiswa yang dikoordinir Yerry Kogopa itu untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pengurus DPW NasDem Papua. Mahasiwa meminta pengurus DPW NasDem Papua mempercayakan Laurenzus Kadepa sebagai pimpinan DPR Papua lima tahun mendatang, jika tak ada perubahan perolehan kursi di parlemen Papua pasca-putusan Mahkamah Konstitusi, 28 Juni mendatang.

“Selamat periode pertama di DPR Papua, Laurenzus Kadepa merupakan legislator Papua yang dekat dengan masyarakat. Cepat merespons setiap ada masalah atau aspirasi di masyarakat,” kata Yerry.

Menurutnya, berbagai pertimbangan itulah sehingga mahasiswa menggelar aksi sebagai bentuk dukungan kepada anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM DPR Papua tersebut.

Presiden Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), Alex Gobay mengatakan hal yang sama.

“Selama ini Laurenzus Kadepa berani menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak pernah takut meski ia harus kehilangan jabatannya,” ucap Alex Gobay.

Aspirasi para mahasiswa ini diterima Ketua Badan Hukum DPW NasDem Papua, Costan Ansanay.

Laurenzus Kadepa sendiri menyatakan tidak menyangka akan aksi itu. Ia tidak pernah menduga akan adanya dukungan dari para mahasiswa, masyarakat baik secara kelompok, organisasi maupun perorangan.

“Ini dukungan moral tanpa dipaksakan. Ini aksi kepedulian para mahasiswa dan organisasi rakyat akar rumput di Papua untuk saya,” kata Kadepa.

Menurutnya, dukungan dari berbagai kalangan itu merupakan kebanggaan tersendiri untuknya.

“Saya minta mahasiswa dan rakyat Papua bersama-sama menunggu seperti  apa putusan MK soal pileg kerena bisa saja ada perubahan peta politik,” ucapnya. (Arjuna)