Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Pidana Pemilu Diskors Dua Kali

Tuntutan Jaksa Belum Siap, Sidang Pidana Pemilu Diskors Dua Kali

Suasa di ruang sidang di Pengadilan Negeri Merauke, Senin (17/6) sempat di skors dua kali

Metro Merauke – Sidang lanjutan kasus pidana Pemilu di Pengadilan Negeri (PN) Merauke, Papua dengan agenda pembacaan tuntutan, Senin (17/6) diwarnai dengan dua kali skors oleh Majelis Hakim.

Pasalnya, dalam sidang yang dimulai pukul 14.00 WIT dipimpim Hakim Ketua, Orpa Martina SH harus diskors kembali selama dua jam. Karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat itu mengaku masih harus menunggu informasi rencana tuntutan dari Kejaksaan Agung.

Baca juga: Terdakwa Pidana Pemilu, Frederikus Gebze Menyesal dan Meminta Maaf

Selang dua jam kemudian, Majelis Hakim kembali mencabut skors dan melanjutkan persidangan. Namun, lagi-lagi JPU masih belum dapat membacakan tuntutan dan kembali meminta waktu penundaan pembacaan tuntutan terdakwa Selasa besok.

“Hari ini kami tidak dapat bacakan tututan, karena tuntutan terhadap perkara terdakwa masih menunggu informasi dari Kejaksaan Agung di Jakarta. Untuk itu, kita minta penundaan sampai besok akan dibacakan. Karena berkaitan dengan perkara atensi tuntutan yang diberikan adalah dari Kejaksaan Agung,” kata Jaksa Pieter Louw,SH.

Penundaan pembacaan tuntutan yang diajukan JPU ditolak. Majelis Hakim sepakat sidang dengan pembacaan tuntutan tetap dilanjutkan Senin ini.

Menurut Hakim Ketua, Orpa Martina, jadwal persidangan dengan menggunakan hukum acara khusus telah diatur. Penundaan dimungkinkan dapat dilakukan, bila dalam keadaan yang luar biasa.

“Hari ini harus dibacakan, mengingat dari hari Jumat, kalau ditunda besok majelis yang akan diperiksa karena lewat dari waktu kecuali dalam keadaan yang luar biasa kami bisa mempertanggung jawabkan. Sehingga tolong dikoordinasikan ke Kejaksaan Agung,” ujar Orpa.

Menanggapi hal tersebut Jaksa Penuntut Umum terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung. Pihaknya meminta ke Majelis Hakim memberikan waktu hingga pukul 22.00 WIT untuk membacakan tuntutan. Hingga akhiirnya, sidang sore itu kembali diskors dan dilanjutkan mala mini.

Dari pantauan di lapangan, dalam pelaksanaan sidang kali ini, pengamanan di PN Merauke diperketat. Bahkan  terlihat di pintu pasuk kantor Pengadilan Negeri ditempatkan metal detector. Aparat keamanan dari TNI-Polri tetap disiagakan untuk mengamankan jalannya persidangan. (Redaksi)