Tak Terima Ditegur, di Wogekel Oknum Polisi Dor Pemuda Hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, di Wogekel Oknum Polisi Dor Pemuda Hingga Tewas

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung

Metro Merauke – Diduga karena dipengaruhi minuman keras dan tak terima ditegur, RK, oknum anggota Polisi berpangkat Brigpol, nekad menghabisi nyawa seorang pemuda, warga di Kampung Wogekel, Merauke, Papua dengan senjata api (senpi), lokasi kejadian tidak jauh dari tempat hiburan malam.

Akibatnya, nyawa YM tidak dapat diselamatkan setelah mengalami luka tembak dibagian kepala dekat telinga kiri korban.

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung membenarkan kejadian tersebut, yang terjadi pada Senin (3/6) sekira pukul 23.30 WIT di Wogekel.

Kini, kata Kapolres, kasus penembakan yang dilakukan RK sudah ditangani di Polres Merauke.

Guna memastikan peristiwa yang sesungguhnya, Kapolres Merauke bersama tim dari Polda Papua terdiri Direktur Intelkam, DirReserse Kriminal Umum dan juga dari bidang PROPAM ke lokasi untuk mereposisi bagaimana kejadian yang sebenarnya.

“Senin malam sekitar pukul 23.30 WIT ada kasus penembakan di Kampung Wogekel di salah satu tempat hiburan malam. Kasusnya sudah ditangani, sementara untuk pelakunya juga sudah diamankan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” terangnya kepada sejumlah wartawan, Senin (10/6).

Kapolres mengatakan, peristiwa itu bermula karena pelaku RK tidak terima ditegur korban.

“Sebelumnya pelaku minum-minum dan korban sedang makan. Sekitar jam 23.15 WIT, RK ke luar dan melewati meja 1 ditempati korban dan kawan-kawannya. Saat pelaku lewat, korban YM berteriak memanggil ‘Wooi, adanya teriakan itu pelaku langsung marah dan bilang kenapa panggil saya Wooi.”

Tidak sampai disitu, pelaku yang tengah marah langsung memegang dagu korban dan mendorong ke luar lalu memukulnya sehingga korban lari.

“Kurang lebih 5 meter saat korban lari, pelaku tiba-tiba mengeluarkan tembakan satu kali dan membuat korban mendadak berhenti. Saat itu pelaku masih menendang korban hingga terjatuh ke lumpur dan pelaku melepaskan satu kali tembakan mengenai kepala korban,” terangnya.

Atas kejadian penembakan yang mengakibatkan YM meninggal, Kapolres Bahara Marpaung mengungkapkan keprihatinannya dan meminta maaf kepada keluarga korban. Dirinya mengaku akan transparan dalam proses penanganan kasus tersebut hingga tuntas. (Nuryani)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/06/11/tak-terima-ditegur-di-wogekel-oknum-polisi-dor-pemuda-hingga-tewas/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz