Polisi Kantongi Identitas Sejumlah Pelaku Pemerkosaan Tiga Wanita di Deiyai 

Polisi Kantongi Identitas Sejumlah Pelaku Pemerkosaan Tiga Wanita di Deiyai 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal

Metro Merauke – Kepolisian telah mengantongi identitas sejumlah orang yang diduga pelaku pemerkosaan terhadap tiga wanita di Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua pada 21 Mei lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menyatakan, sejumlah orang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus yang korbannya adalah dua ibu rumah tangga dan seorang anak berusia 10 tahun itu.

“Untuk tersangka, sudah ada yang mengarah karena ada beberapa orang (pelaku) yang dikenali korban,” kata Kombes Pol A.M. Kamal, Selasa (28/05).

Setelah divisium di Rumah Sakit Paniai dan dimintai keterangan, ketiga korban menurutnya dibawa ke Nabire untuk pemeriksaan karena Polres Paniai belum memiliki Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA).

Kasus ini terjadi bersamaan dengan peristiwa penembakan yang dilakukan polisi terhadap seorang pemuda bernama Melianus Dogopia di ruas jalan Waghete.

Melianus ditembak di bagian kaki karena tidak mengindahkan tembakan peringatan polisi. Polisi berupaya melerai yang bersangkutan ketika memalak sopir yang melintas di ruas jalan Waghete.

Tak lama setelah kejadian, sekompak warga membakar Polsek Tigi, tiga unit rumah warga dan beberapa kendaraan di sekitar Polsek.

Seorang pemuda bernama Yulius Mote (18 tahun) tewas tertembak ketika polisi berupaya menghalau massa yang membakar Polsek.

“Yang diperiksa dalam kasus ini (pemerkosaan) baru saksi korban. Semoga ini bisa segera tuntas. Mulai dari pemalangan, pembakaran Polsek hingga pembakaran tempat usaha yang juga tempat tinggal,” ujarnya. (Arjuna)