Ditinggal Tarawih, Pencuri Gasak 30 Gram Emas

Ditinggal Tarawih, Pencuri Gasak 30 Gram Emas

Foto Ilustrasi | Google

Metro Merauke – Berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, termasuk pada saat pergi ke masjid untuk shalat tarawih.

Aksi pencurian dialami Indaryati, warga Jalan Gak, gang masjid Kelurahan Bambu Pemali, Merauke Papua. Kamis malam (23/5) rumahnya disatroni maling pada saat rumahnya kosong ditinggal terawih.

Kapolres Merauke, melalui Kasubbag Humas AKP Suhardi membenarkan kejadian tersebut. Dari keterangan korban, pencuri memasuki rumahnya dan mengambil barang berharga, emas 30 gram dan uang Rp500.000 di dalam dompet ikut raib digondol maling.

Kepada petugas korban mengaku pada saat kejadian, pukul 19.30 WIT ia pergi ke masjid untuk menunaikan shalat tarawih bersama keluarga dan memastikan pintu rumah dalam keadaan terkunci semuanya.

“Sekitar pukul 20.30 WIT suaminya pulang untuk ganti pakaian dan kembali keluar untuk menjemput korban. Sekembalinya, mereka mendapati pintu tengah dan pintu belakang dalam keadaan terbuka. Namun mereka belum merasa curiga kalau ada pencurian dan kembali ke luar rumah untuk menjual cilok di dekat masjid Jalan Gak.”

Sepulang berjualan cilok itulah, lanjut Kasubbag Humas, korban menyadari ada pencurian setelah didapati isi rumah dan kamar dalam keadaan berantakan. Kemudian Sabtu (25/5), korban baru melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Merauke.

Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian materil sebesar Rp 18.500.000. Kasus ini dalam penanganan aparat kepolisian.

Masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan dengan memperhatikan dengan baik keamanan rumahnya. Mengunci pintu dan jendela serta menyimpan barang berharga di tempat yang aman. (Nuryani)