Polda Papua: Korban yang Diduga Tertembak di Deiyai Sudah Dimakamkan

Polda Papua: Korban yang Diduga Tertembak di Deiyai Sudah Dimakamkan

epala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal

Metro Merauke – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menyatakan, Yulius Mote (18) yang diduga tewas tertembak di Waghete, Kabupaten Deiyai telah dimakamkan, Kamis (23/05).

Pernyataan itu dikatakan Kombes Pol A.M. Kamal via pesan singkatnya menjawab pertanyaan Metro Merauke terkait informasi adanya korban tewas diduga tertembak saat peristiwa di Deiyai, yang berujung pembakaran Polsek Tigi oleh sekelompok masyarakat, Selasa (21/05).

“Sudah dimakamkan. Satu orang yang luka dan merupakan tersangka, kini dirawat di rumah sakit Nabire,” kata Kombes Pol A.M. Kamal, Kamis (23/5/2019) petang.

Yulius Mote diduga tewas tertembak oleh aparat kepolisian saat polisi menghalau massa yang membakar Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Tigi, Selasa (21/5) sekitar pukul 18.30 WIT.

Aksi massa berawal ketika seorang pemuda bernama yang oleh polisi dinyatakan berinisial MD (informasi yang diperoleh bernama Melianus Dogopia) memalak sopir yang melintas di Wagete, Selasa (21/05) sekitar pukul 17.00 WIT.

Sopir tersebut kemudian melapor ke Polsek Tigi dan beberapa anggota polisi datang ke lokasi. Katanya, Melianus Dogopia sempat dibawa pulang oleh keluarganya.

Namun yang bersangkutan kembali ke lokasi dengan membawa panah. Ia juga mengadang tiga anggota Polsek Tigi yang menuju lokasi, serta merusak mobil yang dikendarai tiga anggota Polsek itu.

Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan, namun tidak dipedulikan oleh pelaku. Beberapa anggota polisi yang melerai perbuatan Melianus akhirnya menembak bagian kaki pelaku.

Setelah para anggota polisi kembali ke Polsek, sekitar pukul 18.00 WIT, kurang lebih 50 orang mendatangi Polsek dan melakukan pembakaran.

Hingga kini tim Polda Papua yang terdiri dari Kepala Bidang Profesi dan bersama anggotanya, serta tim Reserse dan Kriminal Umum masih melakukan penyelidikan di lapangan.

“Tim SDM Polda Papua melakukan trauma healing terhadap tiga wanita yang menjadi korban pemerkosaan saat kejadian. Satu di antaranya merupakan anak berusia 10 tahun,” ujarnya.

Situasi terkini di Deiyai secara umum kata Kombes Pol Kamal, sudah kondusif. Para Muspida dan tokoh masyarakat, juga turun tangan menenangkan situasi. (Arjuna)

 

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/05/23/polda-papua-korban-yang-diduga-tertembak-di-deiyai-sudah-dimakamkan/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz