‘Big Bos’ PT Fajar Teknik Mangkir dari Panggilan Disnakertrans Merauke

‘Big Bos’ PT Fajar Teknik Mangkir dari Panggilan Disnakertrans Merauke

Kepala Disnakertrans Merauke, Keliopas Ndiken | LKF

Metro Merauke – ‘Big Bos’ PT Fajar Teknik, H. Arifin mangkir dari panggilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Merauke, Papua, pasca dilaporkan karyawannya setelah gaji yang diterima tak sesuai dengan Upah Minimum Propinsi (UMP).

PT Fajar Teknik bergerak dalam usaha distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Merauke.

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Merauke, Keliopas Ndiken kepada wartawan, Selasa (21/5) mengatakan, surat panggilan kedua akan segera dilayangkan kepada yang bersangkutan. “Kami ingin agar Pak H. Arifin bisa memberikan penjelasan terkait pengaduan karyawan,” pintanya.

Jika panggilan kedua, bersangkutan tak datang, jelas Ndiken, pihaknya akan bersurat kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) agar PT Fajar Teknik ditutup.  “Ini tegas saya sampaikan agar diketahui semua orang,” ujarnya.

Bilamana telah dilakukan koordinasi menyelesaikan masalah diatas, Ndiken balik mempertanyakan. “Saya mau tanya kapan dan dimana koordinasi dilaksanakan?” ungkapnya.

Ditambahkan, pihaknya hanya ingin memfasilitasi perusahaan dan karyawan, sehingga ada keputusan bersama yang bisa diterima kedua belah pihak. (LKF)