Satpol PP Diminta Tegas Tertibkan Penggali Pasir

Satpol PP Diminta Tegas Tertibkan Penggali Pasir

Suasana rapat dengar pendapat di ruang sidang DPRD Merauke, Senin (20/5)

Metro Merauke – Ketua Komisi C DPRD Merauke, Papua Hengky Ndiken menilai, maraknya penggalian pasir pesisir secara illegal di wilayah Merauke dinilai sangat mengkhawatirkan dan perlu segera dihentikan.

Pihaknya meminta Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) bergerak cepat melakukan penertiban penggalian pasir.

Lewat dengar pendapat Komisi C bersama instansi terkait, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Perindagkop dan jajaran Distrik Semangga. Hengky Ndiken berpendapat, perlunya ketegasan larangan bagi siapa saja melakukan penambangan. Jika tidak, maka yang menjadi korban adalah, masyarakat pada umumnya.

“Yang namanya penggalian pasir illegal, maka harus ditindak tegas dan tidak dapat ditolelir,” ucapnya, Senin (20/5).

Kepala Satpol PP Merauke, Elias Refra mengaku sejauh ini tidak berani mengambil langkah tegas penertiban penggali pasir tak berizin. Pasalnya, kewenangan tersebut kini berada di tingkat provinsi.

“Bukan terjadi pembiaran, tapi kita bergerak harus berdasarkan aturan dan dasar hukum yang jelas. Kita juga dilema melihat maraknya penggalian pasir karena kewenangan saat ini sudah berada di provinsi,” katanya.

Kini, untuk dapat bergerak melakukan penertiban penggalian pasir yang tak terkendali, lanjutnya, Satpol PP membutuhkan adanya Peraturan Bupati yang digunakan sebagai acuan pihaknya dalam mengambil tindakan tegas penertiban.

Terkait hal tersebut, Komisi C DPRD Merauke akan mengeluarkan risalah hasil rapat disusul berkomunikasi dengan Bupati Merauke untuk mengeluarkan Perbup sebagai acuan pihak berwenang dalam menjalan tugasnya.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut, disepakati membentuk tim terpadu bersama Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup hingga aparat distrik untuk mengahdirkan pos pengawasan di daerah Sido Mulyo, Distrik Semangga.

“Kita harus bergandengan tangan mengambil langkah untuk menghentikan penggalian pasir demi anak cucu,” tandas Hengky Ndiken. (Nuryani)