Kapolres Merauke Beri Apresiasi Kepada Mantan Kasat Polair

Kapolres Merauke Beri Apresiasi Kepada Mantan Kasat Polair

Mantan Kasat Polair Polres Merauke, AKP Sakka foto bersama isteri dan anaknya | LKF

Metro Merauke – Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung memberikan apresiasi kepada mantan Kasat Polair Polres Merauke, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sakka, karena selama lima tahun lebih mengemban tugas yang diberikan, selalu mengutamakan soliditas baik di internal maupun eksternal.

Hal itu disampaikan Kapolres dalam sambutannya saat serahterima jabatan  di Aula Polres dari AKP Sakka kepada pejabat baru Kasat Polair, AKP Micha Toding. Juga  pejabat baru Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Carroland  Rihamadhani , Kapolsek Kota Merauke dari pejabat lama, AKP Ferdinand B Maasawet kepada pejabat baru AKP Dian Pietersz serta Kapolsek Kimaam dari Ipda I Wayan Suena kepada Ipda Beres Marusaha Nadeak.

“Saya menilai Pak Sakka telah  membangun koordinasi dan komunikasi baik  dalam bidang perairan selama kurang lebih lima tahun menjadi Kasat Polair,” ujarnya.

“Selamat atas promosi jabatan baru sebagai Kasisidik Subdit Gakkum Dit Polairud Papua,” ujarnya.

Secara terpisah Mantan Kasat Polair Polres Merauke, AKP Sakka menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak, sehingga tugas dan tanggungjawab dapat dijalankan secara baik selama lima tahun lebih, melakukan pengamanan di perairan.

Dikatakan, selama bertugas, personilnya hanya 24 orang, sementara wilayah patrol sangat luas.  Begitu juga  minimnya fasilitas untuk operasi secara rutin. Namun demikian, ia selalu melakukan koordinasi dari pintu ke pintu dengan instansi lain. Sehingga pelaksanana tugas di perairan, berjalan lancar.

“Perlu saya sampaikan bahwa pelaksanaan tugas di perairan tidak di kapling-kapling. Kita semua adalah bagian dari  instansi yang dibentuk negara. Sehingga  bertanggungjawab terhadap keamanan perairan. Tentunya saya berharap koordinasi terus dibangun Kasat yang baru,” pintanya.

Dia juga meminta pembinaan terhadap nelayan di pinggir pantai maupun pengusaha kapal, harus dilakukan secara terus menerus. Karena setelah adanya moratorium, pemerintah berkeinginan nelayan dikuasai warga negara Indonesia. Sehingga mereka mampu dan sejahtera dikemudian hari.

Diharapkan agar pengusaha yang belum mengurus dokumen kapal, diarahkan secara baik. “Kami telah melakukan, dimana dari 700-an kapal milik pengusaha, hanya tersisa 100 belum mengurus ijinnya. Sedangkan 600 telah mengantongi izin,” katanya. (LKF)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/05/15/kapolres-merauke-beri-apresiasi-kepada-mantan-kasat-polair/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz