Inilah Beberapa Point Surat Gembala Uskup Agung Merauke

Inilah Beberapa Point Surat Gembala Uskup Agung Merauke

Pastor Paroki St. Theresia Buti, Pastor Pius Oematan, Pr sedang bacakan surat gembala Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC | LKF

Metro Merauke – Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra, MSC mengeluarkan beberapa point penting surat gembala kepada umat Katolik, para pastor, frater, bruder serta suster dalam wilayah keuskupan setempat menjelang pileg dan pilpres tanggal 17 April 2019.

“Dalam beberapa hari lagi, akan diselenggarakan pemilu sebagai suatu pengakuan bahwa kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Rakyatlah yang memilih presiden dan waki-wakilnya di lembaga legislatif. Untuk itu, sepantasnya rakyat berpikir cerdas, bijaksana dan tepat mengenai siapa yang akan dipilih,” pinta Uskup dalam surat gembalanya yang dibacakan Pastor Paroki St. Thereresia Buti, Pastor Pius Oematan pada Minggu Palma (14/4).

Dikatakan, ada lima surat suara akan dicoblos dengan warna berbeda. “Memang pileg dan pilpres kali ini tingkat kesulitan paling tinggi. Karena pemilih harus membutuhkan waktu agak lama mencari pilihannya sekaligus mencoblos,” katanya.

Karena tingkat kesulitan berbeda, lanjut Uskup, para pemilih agar memperhatikan beberapa hal penting seperti segera mengecek di RT, apakah nama telah masuk dalam DPT atau belum. Karena satu suara anda, sangat besar pengaruhnya bagi kepentingan bangsa.

Selain itu, pintanya, masyarakat tak bepergian ke tempat lain saat pencoblosan berlangsung. Sebagai warga negara  baik, gunakanlah hak pilih anda. Jangan biarkan bangsa dan negara ini dipimpin orang yang tak dikenal rekam jejaknya.

“Kita tak boleh biarkan negara diatur orang radikal dan bukan nasionalis serta tidak mengakui pancasila. Juga menolak keberagaman adat, budaya dan suku serta agama,” pintanya.

“Saya ajak datang ke TPS sekaligus mencoblos. Kenalilah baik para calon yang hendak dipilih. Jadilah pemilih beriman cerdas dan bijaksana sebagai bukti nyata pro exlecia et patria, demi gereja dan demi tanah air,” pintanya lagi.

Menjadi pemilih beriman, menurut Uskup,  berarti menggunakan hak pilih secara benar dan bebas sesuai hati nurani. Cerdas berarti mampu menggunakan hak pilih berdasarkan pertimbangan dan perhitungan cermat. Pemilih bijaksana, anda tak diombang- ambingkan bermacam macam godaan seperti transaksi jual beli suara, politik uang, janji manis maupun pengaruh lain.

Kepada masyarakat yang terlibat sebagai penyelenggara pemilu di berbagai tingkatan, agar menjalankan tugas secara bertanggungjawab, adil, jujur dan tak terikan dengan pihak manapun. (LKF)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/04/15/inilah-beberapa-point-surat-gembala-uskup-agung-merauke/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz