2 Pelaku Pembacokan Terhadap Seorang Wanita di PGT Dibekuk Petugas

2 Pelaku Pembacokan Terhadap Seorang Wanita di PGT Dibekuk Petugas

Kedua pelaku pembacokan YA dan KU tengah menjalani pemeriksaan petugas

Metro Merauke – Dua pelaku pembacokan terhadap Lisbeth Metalmety pada Rabu (3/4) di Jalan PGT Merauke, Papua berhasil ditangkap tim Rajawali Polres Merauke.

Keduanya, YA (22) warga Jalan Onggatmit dan KU alias Aleng (21), warga Jalan Kuda Mati ditangkap di rumahnya masing-masing pada Jumat (12/4).
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan pelaku melukai tangan dan kaki korban.

Kapolres Merauke, melalui Kasat Reskrim AKP Micha Potty Toding mengatakan, penangkapan kedua pelaku merupakan hasil pengembangan laporan kasus penganiayaan (pembacokan) terhadap korban seorang wanita yang dilakukan oleh kedua pelaku di Jalan PGT belum lama ini.
Kepada petugas keduanya mengaku melakukan penganiayaan dalam pengaruh minuman keras.

“Awalnya, hari itu sekira pukul 18:30 WIT mereka minum miras jenis wiro sebanyak 2 botol sampai pukul 23.00 WIT, dalam keadaan mabuk mulai timbul niat melakukan jambret. Nantinya dari hasil jambret, akan dipergunakan untuk membeli lagi minuman keras,” jelasnya.

Setelah niat jahatnya tersusun, berbekal senjata tajam (sajam) sebilah parang, keduanya berboncengan naik sepeda motor untuk mencari sasaran jambret di jalan yang sepi.

Naas, tepat di Jalan PGT pelaku berpapasan dengan korban Lisbeth yang tengah mengendari motor seorang diri dan membawa tas yang diselempangkan di bahu kiri. Korban mengendarai motor agak pelan lalu pelaku melambung dan menghadang korban dari arah depan.

“Aleng turun kemudian menarik tas korban, karena terjadi perlawanan pelaku langsung mencabut parang dan diayunkan ke tangan kiri sehingga tas berhasil dirampas pelaku.”

Tidak sampai disitu, pelaku kembali menganyunkan parangnya kearah kaki kanan korban sebanyak satu kali kemudian secara bergantian, pelaku lainnya ikut melukai tangan kanan korban menggunakan parang kemudian mereka kabur membawa hasil rampasannya dan meninggalkan korban yang bersimbah darah terkapar di aspal.

Kini keduanya harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum, YA dan KU dijerat dengan Pasal 365 KUHP ayat 1 ke 2 dengan ancaman hukuman maksimal dua belas tahun penjara. (Nuryani)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/04/12/2-pelaku-pembacokan-terhadap-seorang-wanita-di-pgt-dibekuk-petugas/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz