Teror Pemanahan di Kompleks Veteran Resahkan Warga Merauke

Teror Pemanahan di Kompleks Veteran Resahkan Warga Merauke

Setalah dua hari dalam pencarian, korban pemanahan Silvinus Simop berhasil ditemukan meninggal dunia | Humas Polres Merauke

Metro Merauke – Dalam beberapa hari terakhir warga Merauke, Papua digegerkan dengan adanya peristiwa pemanahan yang dilakukan orang tak dikenal di Kompleks Veteran, Kelurahan Kamundu.

Tak tanggung-tanggung, pelaku nekat menganiaya bahkan menghabisi nyawa korbannya dengan cara dipanah. Tercatat dalam beberapa hari terakhir seorang pemancing ditemukan tewas disusul dua orang lainnya mengalami luka panah sehingga harus mendapat perawatan medis.

Terakhir, seorang pemuda, warga di belakang gereja Kuda Mati menjadi korbannya. Silvinus Simop (20), Senin siang (8/4) berhasil ditemukan aparat di dalam hutan sekitar kompleks Veteran. Korban sudah tak bernyawa, mengalami luka panah di bagian kepala.

Kapolres Merauke, melalui Kasat Reskrim AKP Micha Potty Toding membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya masih terus memburu pelaku penganiayaan dan pemanahan yang telah memakan sejumlah korban.

“Untuk korban Silvinus Simop, kita temukan Senin (8/4), setelah dilakukan pencarian selama dua hari. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan terdapat luka bekas panah di bagian kepala. Pelakunya belum tertangkap dan masih dalam pengejaran,”terangnya.

Kepada petugas Marselinus menceritakan ihwal kejadian. Sekira pukul 09.00 WIT kedua pemuda pergi ke belakang kompleks Veteran untuk mencari ikan. Hingga sekira pukul 13.00 WIT saksi telah mengajak korban untuk pulang ke rumah, namun korban memintanya sedikit bersabar. Sesaat kemudian datang pelaku menggunakan busur-panah menyerang ke dua pemuda itu.

Naas, anak panah yang dilepas pelaku langsung melesat dan mengenai korban tepat di bagian kepala. Keduanya sempat berusaha melarikan diri. Karena ketakutan saksi terus berlari hingga terpisah dengan korban. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pos keamanan Kuda Mati dan dilakukan pencarian bersama Tim Rajawali serta pihak keluarga dan warga setempat.

Namun saat pencarian itu korban tidak ditemukan. Pencarian dilanjutkan Senin dan berhasil menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa.

Keluarga korban, Beata Egimu kepada wartawan mengatakan, lokasi kejadian (Kompleks Veteran) jauh sebelumnya menjadi tempat yang sering dituju warga untuk mencari ikan maupun burung-burung liar. Namun, saat ini menjadi daerah yang tidak aman lagi dengan adanya peristiwa pemanahan secara beruntun.

“Banyak orang bilang pelakunya itu orang gila dan sudah banyak yang menjadi korbannya, termasuk saya punya keluarga ini,” katanya.

Warga berharap, aparat dapat segera menangkap pelaku karena sudah membuat resah masyarakat. (Nuryani)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/04/08/teror-pemanahan-di-kompleks-veteran-resahkan-warga-merauke/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz