Pegawai Honorer Kembali Pertanyakan Nasibnya ke DPR Papua

Pegawai Honorer Kembali Pertanyakan Nasibnya ke DPR Papua

Puluhan Pegawai Honorer Saat Mendatangi DPR Papua

Metro Merauke – Puluhan pegawai honorer dari kabupaten/kota dan lingkungan Provinsi Papua kembali mendatangi DPR Papua, Kamis (04/04).

Kedatangan mereka kali ini untuk memastikan apakah DPR Papua telah menyurati gubernur, agar pemerintah provinsi segera mengambil langkah memastikan nasib pegawai honorer dalam penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) mendatang.

“Kami ingin ketua DPR Papua segera menandatangani surat itu, dibawa ke gubernur, setelah itu langsung dilanjutkan ke Jakarta,” kata salah satu honorer, Barens.

Menurutnya dinamika yang terjadi kini, para honorer seakan diombang-ambingkan eksekutif, tidak mendapat kepastian atau jaminan akan nasib mereka ke depan.

Meski begitu, para honorer mengapresiasi upaya Komisi I DPR Papua, komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM yang selama ini turut memperjuangkan para honorer mendapat kepastian.

“Tapi semua ini masih proses. Kapan pastinya? Kami butuh kepastian. Karena kini jelang Pemilu, kami khawatir saat anggota DPR Papua masih berada di daerah pemilihan mengamankan suaranya dan pendaftaran CASN dibuka, siapa yang akan mengawasi,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Nusy yang bersama dua rekannya, Ronald E Engko dan Albert Bolang menemui para honorer mengatakan, komisinya sudah membuat surat yang ditujukan kepada Pemprov Papua. Kini surat itu tinggal menunggu ditandatangani ketua DPR Papua sebelum diserahkan ke pemprov.

“Inti surat itu, DPR Papua mendukung penuh aspirasi para honorer menuntut kepastian nasib, dan meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan presiden juga Kemenpan RB,” kata Nusy.

Selama ini lanjutnya, DPR Papua tidak tinggal diam. Berupaya semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi para honorer dengan mengundang berbagai pihak terkait.

“Harap bersabar menunggu surat itu,” ucapnya.

Rekan Nusy, Albert Bolang membenarkan jika pihaknya telah membuat surat tersebut, dan tinggal ditandatangani pimpinan dewan sebelum disampaikan ke gubernur.

“Mestinya hari ini ketua tandatangan. Namun ketua ada rapat bersama gubernur dan pihak lain terkait PON,” ujar Bolang. (Arjuna/Redaksi) 

 

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/04/04/pegawai-honorer-kembali-pertanyakan-nasibnya-ke-dpr-papua/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz