Dugaan Pelanggaran Kampanye, Bupati Mambra akan Dimintai Keterangan

Dugaan Pelanggaran Kampanye, Bupati Mambra akan Dimintai Keterangan

Ilustrasi Alat Peraga Kampanye

Metro Merauke – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan memita keterangan Bupati Membramo Raya (Mambra), Dorinus Dasinapa lantaran yang bersangkutan diduga melakukan pelanggaran kampanye.

Komisioner Bawaslu Papua, Anugrah Pata mengatakan Dorinus Dasinapa diduga melakukan pelanggaran kampanye karena secara terang-terangan menyatakan sebagai ketua kelompok relawan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden. Namun yang bersangkutan belum tentu mengantongi cuti untuk kampanye.

“Kami sudah meminta Bawaslu Mamberamo Raya memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Kalau melanggar, ditindak,” kata Anugrah beberapa hari lalu.

Sesuai aturan Undang-Undang, seorang kepala daerah harus cuti saat akan terlibat kampanye atau sebagai juru kampanye (jurkam).

Untuk gubernur, cuti kampanyenya dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bupati (wali kota) dikeluarkan gubernur dengan tembusan ke Bawaslu dan KPU.

“Kalau hanya kampanye satu hari silahkan cuti pada hari itu. Setelahnya, bisa kembali melaksanakan aktivitas sebagai kepala daerah,” ujarnya.

Di Papua, sebagian besar kepala daerah menjabat sebagai ketua parpol. Bawaslu menilai, para kepala daerah itu punya daya tarik tersendiri bagi masyarakat jika terlibat dalam kampanye.

“Yang diantisipasi, saat ada kepala daerah yang berkampanye atau sebagai jurkam tapi tidak cuti,” ucapnya.

Bawaslu Papua memperkirakan, pelanggaran akan banyak terjadi saat kampanye rapat umum, 24 Maret-13 April 2019. Tidak hanya kemungkinan ada kepala daerah yang menjadi jurkam tanpa cuti seperti yang diatur UU, juga berpotensi terjadi bagi-bagi uang (money politic). (Arjuna/Redaksi)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/03/02/dugaan-pelanggaran-kampanye-bupati-mambra-akan-dimintai-keterangan/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz