Kondisi Terakhir Korban Penembakan, Pelaku Oknum Polisi Ditahan

Kondisi Terakhir Korban Penembakan, Pelaku Oknum Polisi Ditahan

Fransiskus Gebze Bukutubun korban penembakan tengah dirawat di RSUD Merauke

Metro Merauke – Fransiskus Gebze Bukutubun (28), warga Kelurahan Karang Indah, Merauke, Papua, Rabu pagi (13/2) ditembak oknum Polisi, kini masih dalam perawatan intensif di ruang unit gawat darurat (UDG).

Menurut pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Merauke, korban mengalami luka serius. Kaki kiri korban patah. Bahkan, diketahui masih ada beberapa butir peluru yang bersarang di betis dan butuh tindakan operasi.

“Tulang kering sebelah kiri patah dan ada beberapa butir peluru masih tertinggal, saya belum tahu pasti berapa jumlahnya. Ini perlu dilakukan pembersihan dan operasi,” ujar dokter piket, Yohanes Primus.

Istri korban, Susana Wanggaimu (23) menceritakan, kejadian bermula saat suaminya, Fransiskus pagi itu hendak pergi bekerja (buruh pelabuhan). Di tengah jalan korban bertemu pelaku yang diketahui oknum polisi berinisial S.

Sempat terjadi perdebatan, dan tak lama berselang, pelaku langsung menghujani korban dengan timah panas tepat mengenai kaki kiri korban.

“Suami saya cerita, kalau dia ditembak oknum polisi inisial S sekira pukul 07.00 WIT di dekat lahan kosong sekitar pelabuhan perikanan. Beberapa kali tembakan tidak kena. Dan ada dua kali kena tulang kering. Habis itu pelaku masih hajar korban yang sudah terjatuh,” katanya kepada wartawan menirukan pengakuan korban.

Ditambahkannya, saat kejadian pelaku diduga tengah dalam pengaruh minuman beralkohol.

“Saya rasa korban tidak ada masalah dengan pelaku. Tapi kenapa suami saya ditembak dan dianiaya,” keluhnya.

Ibu dari tiga anak ini menginginkan, kasus penembakan dapat diusut tuntas dan pelaku harus menanggung seluruh kebutuhan pengobatan hingga korban pulih kembali.

Sementara itu, Wakapolres Kompol YS Kadang saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penembakan yang dilakukan anggotanya berinisial S.

Katanya, pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan.

“Saat kejadian, tengah dilakukan patroli dan menjumpai korban yang dicurigai pelaku pencurian. Kemudian oknum anggota menegurnya namun yang bersangkutan tidak menerima teguran hingga terjadi keributan pelaku menyerang petugas menggunakan alat tajam,” terangnya.

Tidak sampai disitu, lanjutnya, petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan korban.

“Karena tembakan peringatan tak diindahkan, petugas melakukan tindakan untuk melumpuhkan. Sesaat setelah itu korban dilarikan pelaku ke RSU untuk perawatan medis,” tukasnya. (Nuryani)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/02/13/kondisi-terakhir-korban-penembakan-pelaku-oknum-polisi-ditahan/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz