Tersandung Kasus Pemerasan, Kadis Kehutanan Papua Ditahan Polda

Tersandung Kasus Pemerasan, Kadis Kehutanan Papua Ditahan Polda

Tersangka JJO (tengah) didampingi kuasa hukumnya saat diperiksa penyidik Dit Reskrimsus Polda Papua (Foto: Humas Polda Papua)

Metro Merauke – Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Provinsi Papua berinisial JJO, ditahan penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua.

JJO yang menjadi tersangka dalam kasus pemerasan sejak 4 Januari 2019, ditahan penyidik di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Papua selama 20 hari ke depan, usai menjalani pemeriksaan lanjutan, Jumat (11/01) petang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal mengatakan, yang bersangkutan ditahan usai menandatangani berita acara pemeriksaan, surat perintah penangkapan, berita acara penangkapan, surat perintah penahanan, dan berita acara penahanan. Penyidik juga telah memberikan surat pemberitahuan penangkapan dan penahanan JJO kepada pihak keluarganya.

“Sejak, Kamis (10/01), penyidik telah memeriksa JJO, setelah ia memenuhi panggilan kedua. Yang bersangkutan sempat tidak hadir pada panggilan pertama, 7 Januari 2019,” kata Kombes Pol A.M. Kamal, dalam pesan singkatnya, Jumat (11/01).

Menurutnya, JJO ditetapkan sebagai tersangka keterlibatan dalam kasus pemerasan yang melibatkan tersangka lain berinisial FT. FT ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT), 7 November 2018, berserta barang bukti uang tunai senilai Rp 500 juta.

Uang itu disebut kepolisian merupakan bagian dari uang senilai Rp 2,5 miliar yang diminta FT kepada seorang pengusaha kayu berinisial P, untuk penyelesaian kasus pembalakan liar yang ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Papua.

JJO disangkakan penyertaan dalam tindak pidana pemerasan sebagaimana Pasal 368 jo Pasal 55 ayat (1) KUHP, dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara.

“Untuk dugaan tindak pidana korupsi akan dilakukan pemeriksaan secara terpisah.

Untuk penahanan FT, sudah ditangguhkan oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Papua, 11 Januari 2019. Berkas perkaranya telah dilimpahkan ke Bareskrim Polri guna proses hukum lanjutan,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)

 

 

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/01/11/tersandung-kasus-pemerasan-kadis-kehutanan-papua-ditahan-polda/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz