Bawaslu: Perusak APK Diancam Pidana

Ilustrasi | Google/TribunJambi

Metro Merauke – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Merauke, Papua, Oktavina Amtov mengingatkan, bahwasanya tidak diperbolehkan siapapun merusak alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di zona kempanye.

Ia menjelaskan, dalam ketentuan, adanya ancaman pelanggaran pidana pemilu.

“Hal ini perlu diketahui masyarakat. Bahwa merusak APK ada ancaman pidananya,” katanya dihadapan 16 parpol di kantor KPU Merauke, Kamis (10/1).

Ditambahkannya, laporan perusakan APK dapat disampaikan semua peserta pemilu. Dan yang tidak kalah penting, perlu disertakan sejumlah barang bukti dan saksi.

Bawaslu juga meminta parpol untuk menaati pemasangan APK di tempat yang tepat, zona yang telah ditentukan.

Sebanyak 14 titik yang ditentukan sebagai zona penempatan APK di kota Merauke. Semisal di Lingkaran Barawijaya, Jalan Ahmad Yani-Martadinata, jalan menuju KPG, Jalan Seringgu, Nowari, Spadem serta simpang Samangga. (Nuryani)

RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://metromerauke.com/2019/01/10/bawaslu-perusak-apk-diancam-pidana/
Twitter
YOUTUBE
PINTEREST
LINKEDIN
Instagram
Houzz