Lima Legislator Papua PAW akan Dilantik Pekan Ini 

Lima Legislator Papua PAW akan Dilantik Pekan Ini 

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda

Metro Merauke – Lima legislator Papua Pergantian Antara Waktu (PAW) akan dilantik pekan ini. Dua orang yang akan dilantik merupakan kader Partai Gerindra dan tiga lainnya berasal dari Partai Hanura.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda usai memimpin rapat Badan Musyawarah (Banmus) dewan, Rabu (09/01), mengatakan pelantikan kelima legislator PAW itu dijawadwalkan, Jumat (11/01).

“Tidak ada perubahan jumlah anggota DPR Papua yang akan dilantik. Dua kader Demokrat dan satu kader PDI Perjuangan yang diusulakn untuk PAW belum ada SK-nya,” kata Yunus Wonda.

Dua kader Gerindra yang akan dilantik yakni Irenius Liku Bolly dan Ronald Engko. Irenius Liku Bolly akan menggantikan Yanni (Ketua III DPR Papua), yang mundur saat mencalokan diri sebagai Bupati Jayapura, dalam pilkada serentak, 2017 lalu. Ronald Engko akan menggantikan John Ibo (anggota Komisi II DPR Papua), yang terjerat pidana korupsi.

Sementara tiga kader Partai Hanura yang akan diganti adalah Yan P Mandenas (pindah partai), Stefanus Kaisiepo (pindah partai), dan Wilhelmus Pigai yang mengundurkan diri ketika mencalonkan sebagai Bupati Mimika dalam pilkada serentak, 2018 lalu.

Yan P Mandenas yang merupakan Ketua Komisi V DPR Papua akan digantikan Letinus Jikwa, Stefanus Kaisiepo (anggota Komisi II DPR Papua) akan diganti Ino Sentia Gebze dan Wilhelmus Pigai (anggota Komisi I DPR Papua) akan digantikan Adolfina Dimara.

Jadwal Paripurna APBD Papua TA 2019 Diundur

Selain membahas jadwal pelantikan PAW lima anggota DPR Papua, rapat Banmus dewan juga membicarakan jadwal sidang APBD Papua Tahun Anggaran (TA) 2019. Skors paripurna yang awalnya dijadwalkan dicabut, 10 Januari diundur hingga, 14 Januari.

Pergeseran jadwal karena masih ada beberapa anggota dewan yang melaksanakan kegiatan, sehingga dikhawatirkan belum dapat hadir jika skors peripurna dicabut, 10 Januari.

“Kami memberikan kesempatan kepada mereka menyelesaikan kegiatannya,” ujar Wonda.

Katanya sejak, 7 Januari sudah masuk tahapan jadwal peripurna. Namun lebih banyak dilakukan pembahasan antara komisi DPR Papua dengan mitra mereka.

“Penutupan paripurna, 18 Januari. Materi sudah masuk, tinggal penyesuaian,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)