Keluarga Merasa Janggal Atas Kematian Rudolf ‘Juru Parkir’

Keluarga Merasa Janggal Atas Kematian Rudolf ‘Juru Parkir’

Foto keluarga korban tengah berkumpul

Metro Merauke – Pergantian tahun baru 2019 menjadi moment tidak terlupakan bagi Maraike Gaimeraimu bersama keluarga, menyusul datangnya kabar duka dengan meninggalnya Rudolf S Gaimeraimu, warga Merauke, Papua, tepat di 1 Januari.

Kepada wartawan, pihak keluarga menceritakan, pria yang telah memiliki 7 anak itu dimungkinkan menghembuskan nafas dalam perjalanan menuju RSUD Merauke, Selasa (1/1).

Maraike, adik korban, mengaku janggal atas kematian kakaknya yang sehari-hari sebagai juru parkir di pasar baru.

Sebelumnya, 31 Desember 2018 almarhum dikabarkan diamankan aparat keamanan di Pasar Baru karena memainkan kembang api dalam keadaan mabuk dan membuat resah warga.

“Ada saksi yang melihat kakak saya (Rudolf) saat diamankan itu dipukul petugas dan dibawa ke Mapolres,” katanya.

Beberapa saat setelah kejadian itu, korban diketahui telah pulang ke rumah kerabatnya.

“Ada keluarga melihat korban tidur di para-para, sampai malam pergantian tahun yang hujan angin korban tetap tidur disitu hingga keesokan hari.”

Merasa curiga, Rudolf sempat dibangunkan. Namun kodisinya sudah lemah tidak berdaya, kemudian pihak keluarga membawanya ke rumah sakit.

Diungkapkan Maraike, kejanggalan terlihat adanya luka-luka di tubuh korban. “Mulut korban luka parah dan mengeluarkan darah, kami rasa itu bekas dipukul. Korban sudah divisum namun hasilnya belum kami peroleh,” ucapnya.

Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Saat kejadian pelaku yang tengah mabuk membuat keributan di pasar. Demi menjaga keamanan dan mengayomi masyarakat yang bersangkutan diamankan petugas,” terangnya.

Atas kejadian tersebut, Kapolres mengaku pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Ia memastikan akan menindak anggotanya bila terbukti melakukan penganiayaan. (Nuryani)