Kerawanan Pemilu di Papua akan Dibahas Bersama 

Kerawanan Pemilu di Papua akan Dibahas Bersama 

 Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay   

Metro Merauke – Ketua KPU Papua, Theodorus Kossay mengatakan, meski sejumlah pihak terkait telah memetakan potensi kerawanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Papua, namun pihaknya hingga kini belum melakukan hal yang sama.

Ia mengatakan, pihaknya butuh waktu menganalisis dan akan mengundang beberapa pihak terkait untuk mendiskusikan (membahas dan memetakan) bersama potensi kerawanan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang.

“Jika satu distrik atau kampung diasumsikan ada potensi kerawanan, kami cenderung mengatasinya dengan memberikan penguatan kapasitas kepada penyelenggara tingkat bawah misalnya KPPS, PPD agar tetap netral,” kata Theodorus Kossay, Kamis (06/12).

Penguatan kapasitas kepada penyelenggara tingkat bawah menurutnya, diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya konflik untuk daerah yang dianggap rawan nantinya.

Terkait jadwal pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) kata Kossay, kini sudah dapat dilakukan di tempat umum, namun lokasi pemasangan harus sesuai aturan.

KPU Papua telah melakukan rapat dengan KPU kabupaten (kota) agar berkoordinasi dengan pemerintah setiap daerah terkait titik mana saja yang dapat dipasang APK.

“Eksekusinya di kabupaten (kota). Jalan protokol tidak bisa, ada aturannya. Tiang listrik dan akutan umum juga dilarang. Kecuali mobil pribadi,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)