Perumahan Kumuh di Dalam Kota, Paino: Pemerintah Tak Bisa Berbuat Banyak

Perumahan Kumuh di Dalam Kota, Paino: Pemerintah Tak Bisa Berbuat Banyak

Wartawan sedang mewawancarai Kepala Dinas Perumahan dan Tata Kota Merauke, Paino | LKF

Metro Merauke – Kurang lebih 14 titik perumahan masyarakat dalam wilayah kota yang sudah kumuh seperti di Jalan Onggatmit, Gudang Arang, samping Lantamal XI serta beberapa tempat lain.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perumahan dan Tata Kota Kabupaten Merauke, Paino kepada sejumlah wartawan Rabu (5/12).

“Pemerintah tak bisa berbuat banyak melakukan renovasi perumahan warga, karena tanah yang ditempati bukan miliknya,” ujar dia.

Tanah yang digunakan membangun perumahan, menurutnya, adalah milik orang lain. Jadi, ketika rumah mereka dibangun baru di tempat, tentu akan menimbulkan ketidakpuasan dari  pemilik sesungguhnya.

Olehnya, kata dia, langkah yang perlu dilakukan adalah mencari lokasi atau tempat baru terlebih dahulu. Sekaligus membangun perumahan.

Jika itu dilakukan, dipastikan masyarakat di belasan titik, dapat direlokasi ke tempat lain.

“Saya percaya mereka tak mungkin menolak ketika dipindahkan. Tetapi utamanya adalah menyiapkan perumahan terlebih dahulu,” pintanya.

Dikatakan, pihaknya pernah berkomunikasi dengan pemilik tanah di sejumlah titik tersebut dan mereka masih memberikan toleransi, karena pertimbangan kemanusiaan. Apalagi sudah lama warga tinggal.

“Ya, mudah mudahan dalam waktu tidak terlalu lama, pemerintah sudah mendapatkan lokasi. Sehingga perumahan dapat dibangun,” ujarnya. (LKF)