Diduga Ada Jual Beli Izin Penambangan di Nabire 

Diduga Ada Jual Beli Izin Penambangan di Nabire 

Legislator Papua, John Gobai

Metro Merauke – Legislator Papua, John NR Gobai yang selama ini mengadvokasi masalah penambangan antara masyarakat adat dengan pihak perusahaan di wilayah Kabupaten Nabire, Paniai dan sekitarnya menduga telah terjadi jual beli izin penambangan antara pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Musairo, Nabire dengan alasan take over (mengambil alih).

“PT PMJ di Mosairo diduga  telah diambil alih dari BAJ kepada DL. Siapa yang untung, siapa yang rugi. Siapa dapat berapa? Apakah masyarakat pemilik tanah (ulayat) mengetahui permainan kotor yang tersembunyi di balik pengambil alihan itu,” kata Gobai, Rabu (28/11).

Menurutnya, kasus seperti itu pernah terjadi di Nabire dalam hal lahan sawit areal PT NB di daerah Wami. Awalnya seorang berinisial IB mengajukan izin kayu, namun seiring waktu, dialihkan ke salah satu grup sawit asal Negara Sri Lanka.

Katanya, hal tersebut jelas melanggar aturan yang berlaku karena dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 24 tahun 2012 dinyatakan, proses pengambil alihan saha, baru dapat dilakukan setelah pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) melakukan ekplorasi tahap tertentu.

“Sudahkan PT PMJ melakukan eksplorasi? Salah satu syarat take over dalam Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 adalah tidak boleh merugikan masyarakat, sehingga ini masih bisa diperdebatkan,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)