Jangan Sampai Kebersamaan Itu Putus

Jangan Sampai Kebersamaan Itu Putus

Penyerahan sembako oleh Kodim 1707 Merauke kepada masyarakat di Kabupaten Mappi | FOTO/IST

Metro Merauke – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 oleh Satuan Tugas (Satgas) Kodim 1707 Merauke, yang berlangsung selama sebulan di Kampung Bifo, Distrik Pasue Bawah, Kabupaten Mappi telah berakhir.

Dari program TMMD  tersebut, sebanyak 20 unit rumah milik masyarakat setempat dibangun. Selain itu,  beberapa kegiatan lain dilakukan Satgas, mulai dari bagaimana cara bercocok tanam yang baik, pelayanan kesehatan termasuk didalamnya pengobatan maupun penyuluhan, proses belajar mengajar, nonton bareng serta sejumlah kegiatan lain.

Banyak kegiatan telah dibagikan Satgas kepada masyarakat di kampung. Tinggal saja, bagaimana mereka melanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebulan kebersamaan telah dibangun. Ketika Satgas akan pamit pulang ke kesatuan di Kodim 1707 Merauke, tentunya masyarakat merasa berat hati melepaskan. Karena banyak hal  telah dibuat  untuk merubah kehidupan, meskipun dalam waktu sangat singkat. Namun demikian, waktu dan hari yang membatasi.  Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, pelaksanaan TMMD ditutup yang dilangsungkan di Lapangan Krida, Distrik Obaa  dipimpin Kepala Staf Korem 174/ATW, Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra.

Kepala Staf Korem 174/ATW, Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra sedang membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jendral TNI Mulyono pada penutupan TMMD ke-103 | FOTO/IST

Pelaksanaan penutupan TMMD  berlangsung Selasa (13/11), dihadiri Kasi Teritorial Korem 174 ATW, Kolonel Inf Feksi D. Angi, Dandim 1707 Merauke, Letol Inf  Heri Krisdianto, Bupati Mappi, Kristosimus Y Agawemu  dan Kapolres, AKBP I Gusti Agung DA.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Danki  Satgas Pemrahwan Yonif 755/Yalet, Lettu Inf Nuril Mustofa dan diikuti 350 personal gabungan baik TNI/Polri, organisasi perangkat daerah (OPD) serta masyarakat.

Sementara thema yang diusung yakni TNI manunggal rakyat dalam mewujudkan desa  maju, sejahtera dan demokratis.

Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD),  Jendral TNI Mulyono dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem mengatakan, dalam setiap kegiatan TMMD, dapat disaksikan semangat kebersamaan maupun gotong royong dibangun.  Masyarakat dan TNI, pantang menyerah dalam bekerja meskipun bercucuran keringat.

Tentunya, lanjut KASAD, menjadi refleksi kekuatan sangat besar dari segenap komponen  bangsa  yang memiliki visi, misi dan tujuan bersama, guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan, semangat kebersamaan inilah yang merupakan hakekat dari kemanunggalan TNI  bersama rakyat.

Guna mencapai pembangunan berkelanjutan, jelas KASAD, TNI bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan penyuluhan dan pelatihan kepada aparatur di tingkat desa. Harapannya agar mereka dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelola dana desa.

“Saya meminta Satgas TMMD dan segenap masyarakat  mempertahankan kebersamaan serta kemanunggalan  antara TNI dan rakyat, guna meningkatkan semangat bekerja dalam membangun,” pintanya.

Setelah upacara penutupan TMMD ke-103, dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada ratusan masyarakat oleh Kodim 1707 Merauke. (LKF)