Sekda Merauke: Bamuskam Tak Punya Kewenangan Berhentikan Kepala Kampung Domande

Sekda Merauke: Bamuskam Tak Punya Kewenangan Berhentikan Kepala Kampung Domande

Sejumlah wartawan sedang wawancarai Sekda Merauke, Daniel Pauta | LKF

Metro Merauke – Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) tak mempunyai kewenangan  memberhentikan Kepala Kampung Domande, Daniel Kapasiang dari jabatannya.

Pemberhentian seorang kepala kampung adalah menjadi hak penuh dari Bupati Merauke, Frederikus Gebze. Dengan demikian, langkah yang dilakukan Bamuskam, tidak tepat dan Daniel Kapasiang tetap menjadi kepala kampung, lantaran diangkat dengan Surat Keputusan (SK) bupati.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta kepada sejumlah wartawan di Corein Hotel Rabu (7/11).

Dikatakan, jika Bamuskam mengambil langkah melaporkan Kepala Kampung Domande akibat perbuatannya  yang kurang baik, tidak menjadi masalah. Tetapi kalau sampai mengambil langkah mencopot kepala kampung, itu sudah menyalahi aturan. Bamuskam tak mempunyai kewenangan sampai kesana.

“Ingat bahwa  kepala kampung diangkat sesuai SK Bupati Merauke,” tegasnya.

Dikatakan, untuk memberhentikan seorang kepala kampung, harus melalui beberapa tahapan terlebih dahulu. Dimana, ketika ada laporan masyarakat, tim dari kabupaten harus turun ke Kampung Domande sekaligus menggali dan mendapatkan informasi secara detail dari sana.

Lalu, demikian Sekda, hasil dari lapangan dilaporkan ke pimpinan di tingkat atas untuk dipelajari kembali. Dari situ baru diambil tindakan.

“Tidak mungkin aturan lebih rendah, mengalahkan aturan lebih tinggi,” tegasnya.

Ditanya persoalan mendasar hingga kepala kampung dicopot, Sekda mengaku belum mengetahui pasti.

“Mungkin saja ada keinginan dari Bamuskam yang belum diresponi kepala kampung, sehingga muncul adanya gesekan,” ujarnya.

“Saya sudah ingatkan berulang kali kepada para kepala kampung agar jika ada anggaran turun di kampung, semua masyarakat dikumpulkan dan dibicarakan secara baik. Sehingga tak menimbulkan gesekan dikemudian hari,” katanya. (LKF)