Beraksi Dipagi Hari, Jambret di Merauke Incar Wanita

Beraksi Dipagi Hari, Jambret di Merauke Incar Wanita

Ilustrasi | Google

Metro Merauke – Aksi kriminal penjambretan terhadap wanita di Kota Merauke, Papua kembali terjadi. Bahkan dalam sehari saja, dua wanita telah menjadi korban penjamretan.

Kali ini menimpa seorang guru berinisial PHR, warga Jalan Mopah Lama Merauke.

Kejadian yang dialami korban, Senin (22/10) sekira pukul 06.50 WIT. Penjambretan itu terjadi saat PHR yang mengendarai sepeda motor sendirian melintas di Jalan Brawijaya dekat tugu Lingkaran Brawijaya (Libra).

Akibatnya, uang tunai Rp.10.000.000 milik korban raib, termasuk 1 unit note book, 1 buah handpone dan surat-surat penting yang diisi di dalam tas ikut dibawa kabur pelaku.

Kapolres Merauke melalui Kasubbag Humas Polres Merauke, AKP Suhardi membenarkan adanya kasus kejahatan jalanan penjamretan dengan korban wanita.

Berdasarkan laporan, kepada petugas korban mengaku saat melintas di Jalan Brawijaya, sepeda motornya dipepet orang tak dikenal dari belakang. Kejadian tersebut berlangsung sangat cepat, pelaku menarik 1 buah tas milik korban yang digantung dibagian depan motor.

“Total kerugian yang dialiami korban PHR mencapai Rp.15.000.000.”

Nasib naas juga dialami FFT, warga jalan Polder Dalam III Merauke. Sekira pukul 08:30 WIT korban keluar rumah dengan tujuan ke Gereja Euangelion, Jalan Kuda Mati untuk beribadah. Namun belum sampai ke tempat tujuan, pelapor dijambret pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor tepat saat melintas di Jalan Cemara.

Pelaku membawa kabur tas hitam korban yang bersisi satu buah handpone, sejumlah uang dan surat-surat penting milik korban.

Kasus penjambretan ini masih ditangani petugas Polres Merauke. Warga Merauke, utamanya perempuan diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara. (Nuryani)