Dana Puluhan Miliar Telah Digelontorkan untuk Pembayaran Tanah Bandara Mopah

Dana Puluhan Miliar Telah Digelontorkan untuk Pembayaran Tanah Bandara Mopah

Aksi demonstrasi masyarakat Yobar, Kayakai dan Spadem di Kantor DPRD Merauke, beberapa waktu lalu | LKF

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke pernah membayar tanah Bandara Mopah sampai puluhan miliar kepada masyarakat pemilik ulayat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta kepada sejumlah wartawan, Senin (15/10).

“Kalau tidak salah pada kepemimpinan Pak John Gluba Gebze, pemerintah membayar sekitar Rp 50 miliar. Lalu zamannya Pak Romanus Mbaraka, dibayar lagi Rp 4 miliar,” katanya.

Sekda mengakui telah dilakukan pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) beberapa waktu lalu. Awalnya pemilik ulayat dari Yobar, Spadem dan Kayakai mengklaim lahan sekitar 6o hektar belum diselesaikan. Namun, jelas Sekda, setelah pengukuran dilakukan, hanya tersisa sekitar 14 hektar.

“Kita berharap agar pemilik ulayat mengumpulkan semua dokumen sehingga menjadi dasar untuk diteliti secara bersama-sama,” pintanya.

Untuk pembayaran, demikian Sekda, adalah rananya pemerintah pusat. Karena Pemkab Merauke sudah banyak menggelontorkan dana beberapa tahun silam untuk pembayaran kepada pemilik ulayat. (LKF)