Wabup Jaya Su’ud Tidak Mau Masyarakatnya Tertinggal Teknologi

Wabup Jaya Su’ud Tidak Mau Masyarakatnya Tertinggal Teknologi

Pembina Santri Preneur Indonesia, KH Ahmad Sugeng Utomo foto bersama Wabup Mappi Jaya Ibnu Su'ud serta muspida usai kegiatan

Metro Merauke – Wakil Bupati Mappi, Papua, H.Jaya Ibnu Su’ud mengharapkan masyarakatnya tidak tertinggal dengan kemajuan teknologi informasi.

Kendati demikian dirinya meminta supaya masyarakat dapat memanfaatkan kecanggihan teknologi digital secara bijaksana. Terlebih pemerintah telah membangun infrastruktur jaringan telekomunikasi BTS di daerah sehingga perlu untuk dimanfaatkan.

Penegasan itu disampaikan Wabup Jaya Ibnu Su’ud ketika membuka kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi guna menunjang pembangunan redesain USO yang digelar Majelis Pesantren Indonesia  bekerjasama dengan Kominfo di Pondok Pesantren Nurul Huda, Jalan Telkomsel Kepi, Kabupaten Mappi, Rabu (10/10).

“Kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan dan Mappi perlu menyesuaikan, tidak boleh sampai ketinggalan,” katanya.

Selaras dengan kemajuan pembangunan, jaringan internet sangat penting. Dan masyakat luas, katanya, hendaknya bisa memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan membangun. Semisal untuk mempromosikan potensi kearifan loyal daerah maupun sebagai wahana berwirausaha melalui digital.

Yang tidak kalah penting Wabup mengingatkan para orang tuanya untuk melakukan pengawasan dalam penggunaan teknologi dikalangan anak sehingga tidak disalahgunakan.

“Saya berharap orang tua bisa mengawasi anaknya dalam penggunaan akses internet. Jaringan ini ada dampak positif dan negatif, tetap dibutuhkan pengawasan yang baik,” pintanya.

Kabupaten Mappi menjadi salah satu daerah yang masyarakatnya dimotivasi sekaligus diajak untuk memanfaatkan teknologi dengan baik.

“Sebelumnya kami sudah melakukan kegiatan serupa di Merauke dan sejumlah kabupaten lainnya. Lewat penyadaran penggunaan teknologi, pemerintah berharap masyarakat dapat maju bersama,” ujar Inisiator Sekaligus Pembina Santri Preneur Indonesia KH Ahmad Sugeng Utomo di Mappi.

Ia menjelaskan, sesuai Keputusan Presiden, daerah terluar, terdalam dan tertinggal (3T) termasuk Kabupaten Mappi menjadi perhatian pemerintah untuk dimajukan, utamanya pembangunan infrastruktur teknologi.

Kegiatan yang dibuka langsung Wakil Bupati setempat juga dihadiri muspida, Pengurus Kesejahteraan Masjid serta organisasi masyarakat yang ada di Mappi. (Nuryani)