Felix: Dana DAK Tak Cukup Bangun Rumdis Guru

Felix: Dana DAK Tak Cukup Bangun Rumdis Guru

Para guru di DPRD Merauke | LKF

Metro Merauke – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Felix Liem Gebze menegaskan dana alokasi khusus (DAK), tak mencukupi digunakan untuk membangun rumah dinas guru baik di distrik maupun kampung-kampung.

Hal itu disampaikan Liem Gebze dalam pertemuan dengan Pansus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke Selasa (9/10).

“Memang selama ini kita hanya mengandalkan dana DAK membangun rumdis guru secara bertahap,” katanya.

Dikatakan, sesuai petunjuk dari Kementerian Pendidikan RI, telah ditentukan jumlah rumah yang harus dibangun maupun direhab di Kabupaten Merauke.

“Dengan demikian, kita kesulitan memenuhi kebutuhan rumah untuk sekolah di kampung-kampung,” ungkapnya.

Jika ada ruang dana DAU digelontorkan, demikian Liem Gebze, maka dalam dua tahun kedepan, permintaan masyarakat dan guru untuk pembangunan rumdis di kampung-kampung akan dibangun.

“Sesuai ketentuan, dana DAU  hanya untuk operasional kantor mapun sekolah termasuk honor dan gaji,” katanya.

“Ya, kalau ada kebijakan dan keberanian pemerintah setempat mengalokasikan dana DAU bangun rumdis guru, dinas akan membangun dalam jumlah banyak setiap tahun,” ujarnya. (LKF)

Advertisement