PAR Jemaat Yo’A’ Nibi Rayakan HUT ke-3

PAR Jemaat Yo’A’ Nibi Rayakan HUT ke-3

Metro Merauke – Persekutuan Anak dan Remaja (PAR) Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Jemaat Yo’A’ Nibi, Doyo Baru, Klasis Waibu Moi, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua merayakan HUT ke-3, Sabtu (6/10/2018) sore, dipandu pengasuh PAR dan didampingi majelis pendamping.

Ibadah Perayaan HUT yang dipimpin Pdt. Lisa Torey tersebut diikuti puluhan anak dan remaja di lingkungan Jemaat GKI Yo’A’ Nibi.

Di hadapan puluhan PAR, Pdt. Lisa Torey menceritakan kisah seorang Bapa Pengasih (Raja) yang memiliki segalanya, dan di kelilingan para pengawal (bawahan).

Katanya, pada suatu hari, Bapa Pengasih berencana menggelar pesta, dengan mengundang masyarakat dari berbagai penjuru di wilayah kerajaan-Nya.

Namun saat hari pesta tiba, ketika jamuan telah dipersiapkan, tak seorang pun undangan yang hadir dengan alasan berbagai kesibukan.

Raja kemudian memerintahkan pengawalnya memanggil siapa pun yang ditemuinya di pinggir jalan. Tak berapa lama, pengawalnya kembali membawa orang dengan berbagai kekurangan fisik. Ada yang tuli, buta, pincang, tak punya rumah dan lainnya.

Raja kemudian memerintahkan pengawal-Nya menutup gerbang dan memerintahkan agar tak boleh seorang pun yang masuk ke istana-Nya, terutama mereka yang telah diundang namun menolak hadir dalam pesta itu.

“Bapa Pengasih berkata kepada orang buta, tuli, pincang, orang tak punya rumah yang menghadiri pesta, jika apa yang menjadi milik-Nya merupakan milik mereka juga,” kata Pdt. Lisa Torey.

Bapa Pengasih yang dimaksud dalam cerita tersebut adalah Yesus. Yesus mengajak umat manusia untuk bersuka cita bersama-Nya, namun ada yang menolak, sehingga orang lain yang hadir bersuka cita bersama Yesus dalam Kerajaan Surga.

“Kalau Bapa Pengasih mengasihi kita, berarti kita milik Tuhan,” ucapnya.

Pada akhir ceritanya, Pdt. Lisa Torey meminta PAR bersama-sama membaca Injil Markus 10:14 yang bunyinya “Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah”. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement