Hina Seorang Kontraktor, Bupati Merauke Dipolisikan

Hina Seorang Kontraktor, Bupati Merauke Dipolisikan

Jefri Heryanto sedang diperiksa penyidik Polres Merauke | LKF

Metro Merauke – Setelah merasa dihina dengan kata-kata kurang berkenan, Direktur CV Marlon Putra, Jefri Heryanto memolisikan Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze ke Kepolisian Resor Merauke, Rabu (3/10).

Dalam laporannya, Heryanto mengatakan, pada tanggal 3 Oktober 2018 sekitar pukul 07.30 Wit, ia datang di kediaman Bupati Merauke di Gedung Negara.

Kedatangannya itu tidak lain menuntut penyelesaian pembayaran pagar GN dan penutup parit serta patung rusa dan saham yang tak kunjung dibayar sejak tahun 2016 silam.

Ketika hendak menuju ke pintu masuk GN, dirinya bertemu Bupati Merauke. Lalu bupati mengeluarkan kata-kata kurang etis. Bahkan sambil menuju kepada bersangkutan, namun beberapa anggota polisi menghalangi.

“Ya, karena merasa telah dihina, orang nomor satu di Kabupaten Merauke tersebut, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres setempat,” tulis Heryanto dalam laporannya.

Pengacara di Pengadilan Negeri (PN) Merauke, Efrem Fangohoy mengaku jika Jefri Heryanto telah menjalani pemeriksaan dan di-BAP-kan.

“Saya mendapatkan laporan seperti itu,” katanya. Dikatakan, berkaitan dengan kasus penghinaan oleh Bupati Merauke, ia belum mendapatkan kuasa dari Heryanto. “Ya, kalau diminta tentunya saya wajib mendampingi,” tegasnya.

“Memang kalau kasus yang berkaitan dengan laporan terhadap oknum ASN di lingkungan Pemkab Merauke, Tetes Gunarto ke Polres, saya menangani sampai sekarang. Tetapi berkaitan dengan peghinaan, belum ada kuasa,” ungkap dia.

Secara terpisah, Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Bahara Marpaung  mengaku pihaknya belum menerima laporan, sehubungan dengan penghinaan tersebut.

“Nanti akan saya lakukan pengecekan terlebih dahulu, karena dari pagi sampai siang, ada di Bandara Mopah. Lagi pula belum ada surat juga di meja saya,” katanya. (LKF)

Advertisement