Kepala Daerah di Meepago Diingatkan Hilangkan Dendam Politik

Kepala Daerah di Meepago Diingatkan Hilangkan Dendam Politik

Legislator Papua dari 14 kursi pengangkatan perwakilan wilayah adat Meepago, John NR Gobai

Metro Merauke – Legislator Papua dari 14 kursi pengangkatan perwakilan wilayah adat Meepago, John NR Gobai mengingatkan para kepala daerah di wilayah adat tersebut, baik yang telah dilantik saat pilkada 2017 dan baru terpilih dalam pilkada 2018, tak lagi memiliki dendam politik terhadap pesaing mereka saat pilkada.

Ia mengatakan, beberapa kabupaten di wilayah Meepago yang telah usai melaksanakan pilkada yakni Nabire, Dogiyai, Intan Jaya, Mimika, dan Paniai.

“Bupati terpilih dan sudah dilantik mesti merangkul semua pihak, baik kandidat yang ikut berkompetisi dalam pilkada, tim sukses dan pendukungnya untuk sama-sama memikirkan membangun daerah,” kata Gobai, Selasa (02/10).

Menurutnya, persaingan politik telah usai. Kini saatnya membangun daerah tanpa mengingat lagi persaingan politik yang telah berlalu. Melihat ke depan demi kebutuhan masyarakat dan daerah.

“Itu yang penting dibanding ego. Pejabat yang terpilih bukan penguasa, tapi pelayan rakyat. Pelayan harus merangkul semua pihak,” ujarnya.

Katanya, dalam penempatan pejabat, kepala daerah terpilih juga harus memberikan kesempatan kepada pihak yang pernah berseberangan dengannya, jika memang mampu dan memenuhi syarat. Jangan berprinsip karena tidak mendukungnya saat pilkada, sehingga harus diabaikan.

“Lupakan yang sudah terjadi. Jabatan itu amanah untuk melayani masyarakat. Kalau berselisih terus, tidak akan bisa membangun daerah. Mereka yang dipercayakan menempati jabatan, juga harus benar-benar kerja,” ucapnya.

Selain itu lanjut dia, masyarakat jangan melihat pemimpinnya dari sisi kesukuan. Jangan beranggapan karena bupatinya bukan berasal dari suku yang sama, sehingga tidak mau memberikan dukungan.

“Harus semua suku di daerah itu mendukung dia (bupati). Jangan ada kelompok-kelompok kecewa dan bikin kubu tersendiri. Bupati juga harus merangkul semua kalangan masyarakat,” katanya. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement