125 Gram Sabu dan Ribuan Pil Somadril Dimusnahkan dengan Cara Dibakar

125 Gram Sabu dan Ribuan Pil Somadril Dimusnahkan dengan Cara Dibakar

Sabu-sabu dan somadril serta makanan kadaluarsa yang siap dimusnahkan di halaman Kejari Merauke | LKF

Metro Merauke – Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke Kamis (27/9) sekitar pukul 10.00 Wit, melakukan pemusnahan 125 gram sabu-sabu, ribuan pil somadril  dan makanan kadaluarsa serta sejumlah obat yang tak mengantongi izin jual.

Pemusnahan dengan cara dibakar itu,  berlangsung di halaman kantor kejaksaan setempat yang dihadiri  Ketua Pengadilan Negeri (PN) Merauke, Opra Marthina dan beberapa instansi terkait lain.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri Merauke, Fajar Sukristiawan dalam arahannya menjelaskan, sejumlah barang bukti yang dimusnahkan itu, telah mempunyai kekuatan hukum tetap setelah adanya putusan Pengadilan Negeri Merauke.

“Kita melakukan pemusnahan sebagai bentuk komitmen kejaksaan melakukan penegakan hukum. Juga mengantisipasi adanya penggelapan serta penyalahgunaan oleh oknum jaksa maupun polisi,” tegasnya.

Dikatakan, Presiden RI, Joko Widodo telah mencanangkan  melawan narkoba. Karena narkoba telah menyusup dari anak kecil sampai orangtua. Lalu bahayanya sangat besar dan tak ada kenikmatan didapatkan, tetapi kesengsaraan.

“Kami memberikan apresiasi kepada Polres dan PN yang telah memutuskan sejumlah kasus dimaksud hingga mempunyai kekuatan hukum tetap,” katanya.

Tentunya, demikian Fajar, menjadi tugas serta tanggungjawab semua orang untuk terus melakukan pencegahan peredaran narkoba maupun lain-lain di Kabupaten Merauke. Itu dengan tujuan menyelamatkan generasi bangsa.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum Kejari Merauke, Piter Louw dalam laporannya mengatakan,  pemilik sabu-sabu adalah Titin seberat 125 gram, juga Idris 19 bungkus dalam kemasan bungkus sampoerna bersama peralatan hisap.

Selain itu, somadril 4880 butir adalah milik Irma Kristianingsih dan Muhamad Syukur 390 butir. Juga makanan kadaluarsa maupun obat-obatan yang tak mengantongi izin edar.

“Terimakasih kami  sampaikan kepada Polres Merauke, Mappi, asmat dan Boven Digoel yang telah membantu proses penegakan hukum selama ini,” ungkapnya. (LKF)

Advertisement