Ketua DPRD Merauke Keberatan Jika Pembangunan Fisik Dikesampingkan

Ketua DPRD Merauke Keberatan Jika Pembangunan Fisik Dikesampingkan

Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa sedang diwawancarai sejumlah wartawan | LKF

Metro Merauke – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Papua, Fransiskus Sirfefa mengungkapkan keberatannya jika dalam pembahasan Anggaran, Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan 2018, pembangunan fisik dikesampingkan.

“Siapa bilang pembangunan fisik tidak diakomodir dalam APBD perubahan? Harus menjadi skala prioritas, karena menyangkut kepentingan banyak orang,” ungkap Sirfefa kepada Metro Merauke, Rabu (26/9).

Jika pembangunan fisik tak diakomodir,lanjut Sirfefa, secara tidak langsung masyarakat dikorbankan.

“Saya contohkan saja jalan lingkungan dengan panjang sekitar 500 meter yang rusak parah, apakah  harus dibiarkan begitu saja, tentu tidak,” tegas dia.

Dikatakan, ketika datang musim hujan, sejumlah jalan lingkungan dalam wilayah kota, sulit dilalui pejalan kaki maupun kendaraan. Karena kondisinya memprihatinkan. Dimana becek dan berlubang.

Ditanya kapan pembahasan APBD-P, Sirfefa mengaku, dewan telah melayangkan surat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke untuk segera dilakukan.

“Kami minta awal Oktober pembukaan sidang sudah dilaksanakan, agar berbagai kegiatan pembangunan dapat dijalankan,” pintanya. (LKF)