Siap-siap, 8 ASN Koruptor Merauke Akan Dipecat

Siap-siap, 8 ASN Koruptor Merauke Akan Dipecat

Sejumlah wartawan sedang mewawancarai Sekda Merauke, Daniel Pauta | LKF

Metro Merauke – Dari pendataan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke, terdapat delapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah setempat dipecat, setelah namanya akan dikirim ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Daniel Pauta kepada Metro Merauke Jumat (21/9) menjelaskan, sesuai instruksi  dari Mendagri, ASN yang melakukan korupsi dipecat dengan tidak hormat.

“Ada keputusan menteri dikirim ke setiap kabupaten/kota di Indonesia agar  diinventarisir semua yang terkait dengan kasus tindak pidana korupsi. Lalu datanya diserahkan ke kementerian terkait,” ujarnya.

“Kami sedang melakukan pendataan. Hanya saja, pemerintah juga bingung, karena  ada undang-undang bahwa lima tahun baru dipecat. Tetapi ada juga bilang 2 tahun. Nah, aturan mana yang harus digunakan,” tanya Sekda.

Dijelaskan, dari delapan ASN itu, satu telah meninggal dunia dan tersisa tujuh orang. Lalu satu lagi sudah pensiun yang nota bene mantan pejabat Eselon II.

Sedangkan enam lain, demikian Sekda, dua sedang mengikuti proses persidangkan. Empat lain telah divonis dan sedang menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Memang enam ini statusnya masih ASN aktif. Namun  nama-namanya tetap akan dikirim ke Kemendagri, selanjutnya diputuskan disana,” katanya.

Ditambahkan, jika aturan mengamanatkan ASN koruptor dipecat, tentunya tidak bisa ada perlawanan. Karena penegakan hukum dilakukan tanpa pilih kasih. (LKF)

Advertisement