Kasus Kematian Yudas Gebze, Keluarga Akan Bentuk Tim Independen
Peristiwa

Kasus Kematian Yudas Gebze, Keluarga Akan Bentuk Tim Independen

Sejumlah spanduk yang dibawa keluarga di Bandara Mopah saat menghantar korban Yudas Gebze untuk dibawa ke Kampung Wanam | LKF

Metro Merauke – Keluarga korban Yudas Gebze yang meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke setelah diduga dianiaya sejumlah oknum aparat keamanan di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab,  memprotes hasil otopsi yang dilakukan dokter forensik dari Jayapura.

“Bagi kami, pernyataan tim forensik bahwa korban Yudas Gebze meninggal karena ganguan  jantung adalah tidak benar. Karena kenyataan bahwa terdapat beberapa luka pada bagian tubuh korban dari kekerasan fisik oknum aparat keamanan,” ungkap keluarga korban, Dominikus Buliba Gebze kepada sejumlah wartawan Rabu (19/9).

Dikatakan, keluarga bisa menerima korban meninggal ketika tak ada penyiksaan oknum aparat keamanan.

“Kan Yudas meninggal sudah jelas, dimana tindakan main hakim sendiri sejumlah aparat. Kami mempunyai bukti kuat mulai dari saksi-saksi, foto maupun video rekaman,” ujarnya.

Domin juga tidak mengakui tim investigasi bentukan Polres Merauke. Karena sudah jelas mereka tak akan berpihak dalam melakukan pengusutan secara tuntas kematian korban.

Olehnya, jelas dia, keluarga telah membentuk tim investigasi termasuk pengacara yang menangani kasus dimaksud untuk terus diproses secara hukum.

“Kami dari keluarga tak percaya dengan kepolisian, karena kematian Yudas Gebze jelas- jelas tidak wajar. Lalu, saat diterbangkan dari Wanam menuju ke Merauke dan menggunakan ambulance, keluarga disuruh cari angkota sendiri  menumpang,” tegasnya.

Selain itu, katanya, tak ada pemberitahuan secara resmi untuk dilakukan formalin. Justru itu atas inisiatif kepolisian. Tentunya dengan beberapa argument dimaksud, dapat dipastikan bahwa ada upaya menutup-nutupi kematian korban.

“Silahkan saja polisi menutup-nutupi. Tetapi kami akan terus bekerja keras agar kasus kematian Yudas diungkap dengan sejelas-jelasnya,” tegas Domin. (LKF)

Post Comment