OJK dan Satgas Investasi Sosialisasi Pencegahan Investasi Ilegal

OJK dan Satgas Investasi Sosialisasi Pencegahan Investasi Ilegal

Ketua Satgas Waspada Investasi Bodong, Tongam Lumban Tobing

Metro Merauke – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua dan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Bodong (ilegal) mensosialisasikan pencegahan investasi ilegal, Kamis (13/09), di salah satu hotel di Kota Jayapura.

Ketua Satgas Waspada Investasi Bodong, Tongam Lumban Tobing mengatakan, sosialisasi sangat penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kewaspadaan penawaran investasi bodong.

Dengan begitu, diharapkan sehingga masyarakat lebih cerdas memilih investasi agar tidak terjebak dengan penipuan yang akhirnya merugikan masyarakat sendiri.

Menurutnya, Satgas Waspada Investasi mempunyai dua tugas utama, yakni pencegahan dan penanganan investasi llegal.

“Untuk pencegahan seperti yang kami lakukan ini (sosialisasi), dan penanganan jika ada investasi ilegal,” kata Tobing usai sosialisasi.

Pihaknya akan memangil perusahan terkait, dan menyuruhnya menghentikan aktivitasnya, kemudian kami serahkan ke penegak hukum.

Katanya, dua hal itu telah dilaksanakan pihaknya di beberapa daerah, dan kini dilakukan di Jayapura.

Tobing menyatakan, dalam dua tahun terakhir pihaknya berhasil menghentikan 188 investasi bodong. Pada 2017, Satgas Inventasi menemukan 80 investasi ilegal dan berhasil menghentikannya.

Tahun ini secara nasional sejak Januari hingga September, Satgas telah menangani sebanyak 108 kasus investasi bodong.

“Semua investasi yang menjadi temuan Satgas Investigas kami laporkan ke Bareskrim Mabes Polri,” ujarnya.

Selanjutnya kata dia, Bareskrim akan mendalami kasus itu, untuk menentukan apakah ada tindak pidana atau tidak. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement