Bintang Kejora dan Ratusan Amunisi Disita, Aktivis KNPB Mimika Diamankan

Bintang Kejora dan Ratusan Amunisi Disita, Aktivis KNPB Mimika Diamankan

Sejumlah barang bukti yang diamankan saat aparat keamanan gabungan melakukan penggeledahan di Sekretariat KNPB wilayah Mimika - Dok Humas Polda Papua

Metro Merauke – Tim gabungan Polri dan TNI menyita bendera Bintang Kejora (BK), ratusan amunisi dan mengamankan delapan aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) saat menggeledah Sekretariat KNPB wilayah Mimika di Jalan Freeport, Kompleks Bendungan, Sabtu (15/09) pagi.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal dalam rilis persnya kepada wartawan, Sabtu (15/09), mengatakan barang bukti yang didapat di lokasi yakni senjata rakitan jenis revolver, 104 butir amunisi kaliber 5,56, 11 butir amunisi revolver, satu butir amunisi 7,62 untuk AK47, tujuh botol bom molotov rakitan, bendara Bintang Kejora, dokumen Papua merdeka, handphone, laptop, tombak, anak panah dan jenis alat tajam lainnya.

“Delapan orang yang diamankan yakni TG, HW, HE, PN, EH, NA, JK, dan YW. PN dan YW terpaksa dilumpuhkan dengan peluru karet karena berupaya menyerang petugas saat akan diamankan,” kata Kombes Pol A.M. Kamal.

Menurutnya, PN dilumpuhkan di bagian paha, YW di bagian betis dan keduanya langsung mendapat perawatan medis. Hingga kini delapan orang yang diamankan masih berada di Polres Mimika untuk pemeriksaan lanjutan.

“Belum diketahui apakah mereka merupakan komplotan KKB di Mimika pimpinan Sabinus Waker atau tidak, karena masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Polda Papua juga belum dapat memastikan dari mana amunisi yang ditemukan saat penggeledahan. Kepolisian masih memeriksa intensif delapan orang yang diamankan saat penggeledahan.

Kata Kombes Pol A.M. Kamal, selain delapan orang yang diamankan itu, polisi masih memburu dua orang yang identitasnya telah diketahui terkait kepemilikan amunisi, BK dan barang bukti lain yang disita saat penggeledahan.

“Saat penggeledahan kedua orang yang kini dalam pencarian itu tidak berada di lokasi,” ucapnya.

Sementara Sekjen KNPB Pusat, Ones Nesta Suhuniap seperti dikutip dari tabloidjubi.com mengatakan, aparat gabungan menangkap para aktivis KNPB Mimika saat berada di sekretariat.

“Aparat gabungan masuk kepung kantor KNPB wilayah Timika pukul 05.30, dengan kekuatan penuh dan senjata lengkap. Pada pukul 06.00. Aparat mengeluarkan tembakan sebanyak enam kali,” kata Suhuniap.

Menurutnya, aksi itu membuat masyarakat di sekitar lokasi takut keluar rumah dan merasa tak nyaman, sedangkan dua aktivis KNPB yang ditembak, dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Dari pengamatan kami, kedua orang anggota KNPB terluka akibat ditembak. Area IGD dipenuhi polisi, Brimob, TNI, Polisi Militer, dan Kopasus,” ujarnya. (Arjuna P/Redaksi)

 

Advertisement