Tersangka Korupsi di Pegubin Diserahkan ke Kejati Papua

Tersangka Korupsi di Pegubin Diserahkan ke Kejati Papua

Proses penyerahan tersangka dan barangan bukti ke Kejati Papua

Metro Merauke – Penyidik Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua menyerahkan tersangka dan barang bukti terkait kasus korupsi pembangunan jalan poros desa (kampung) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua, Jumat (07/09) sekira pukul 13.00 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal mengatakan, penyerahan tersangka dan barang bukti dilakukan setelah Kejati menyatakan berkas perkara kasus itu telah lengkap (P21).

“Ada empat orang tersangka dalam kasus ini yakni HB, BS, MDG dan NO,” kata Kombes Pol Kamal, Sabtu (08/09).

Menurutnya, HB merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), BS selaku Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD), MDG merupakan Kepala Dinas PU Kabupaten Pegunungan Bintang dan NO adalah bendahara pengeluaran Dinas PU Kabupaten Pegunungan Bintang.

Katanya, dana pembangunan jalan poros desa tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2016, senilai Rp 5 miliar.

Ia mengatakan, dalam kasus ini HB meminjam pakai lima perusahaan untuk melakukan kontrak kerja dengan Dinas PU Kabupaten Pegunungan Bintang, terkait pembangunan lima jalan poros kampung.

Meski pekerjaan tidak dilakukan sesuai kontrak, namun atas sepengetahuan kepala Dinas PU, bendahara pengeluaran mengajukan pembayaran 100 persen ke Dinas Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Kuasa BUD kemudian melakukan pembayaran dengan menerbitkan Surat Perintah Pembayaran Dana senilai kurang lebih Rp 5 miliar. Dalam kasus ini negara dirugikan senilai RP 3,8 miliar,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat pasal 2 dan 3 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto (jo) pasal 55 KUHP. (Arjuna P/Redaksi)

Advertisement