DPR Papua Sahkan Keberadaan Kelompok Khusus

DPR Papua Sahkan Keberadaan Kelompok Khusus

Suasana penutupan paripurna APBD perubahan Papua tahun anggaran 2018

Metro Merauke – DPR Papua mengesahkan dibentuknya kelompok khusus di DPR Papua untuk mewadahi keberadaan 14 anggota parlemen Papua dari jalur pengangkatan atau 14 kursi.

Pengesahan dibentuknya kelompok khusus yang kedudukannya setara dengan fraksi-fraksi di DPR Papua itu dilakukan dalam penutupan paripurna APBD perubahan Papua tahun anggaran 2018, Kamis (06/09).

Dalam paripurna itu, DPR Papua menyetujui pengesahan tiga Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) yang diajukan yakni Rancangan Peraturan Tata Tertib DPR Papua, Raperdasi Pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2017 dan Raperdasi Perubahan APBD tahun anggaran 2018.

Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize yang memimpin paripurna didampingi Ketua DPR Papua, Yunus Wonda dan Wakil Ketua II DPR Papua, Fernando AY Tinal mengatakan, DPR Papua menyetujui dan menetapkan pengesahan Rancangan Peraturan Dewan Provinsi Papua tentang Tata Tertib DPR Papua.

Penetapan Rancangan Peraturan Dewan Provinsi Papua tentang Tata Tertib DPR Papua itu dilakukan setelah pada paripurna sebelumnya dalam agenda pandangan akhir fraksi, mayoritas fraksi dewan menyetujui pengesahan tata tertib DPR Papua.

“Fraksi Hanura menyatakan menerima dan menyetujui rancangan itu diterima dan disahkan menjadi peraturan DPR Papua,“ kata Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan P Mandenas ketika menyampaikan pandangan akhir fraksinya.

Selain Hanura, fraksi lain yang menyetujui yakni Fraksi Demokrat, Fraksi Keadilan Nasional Papua, Fraksi Gabungan Partai Kebangkitan Bangsa, Fraksi Golkar dan Fraksi Gerinda.

Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan tidak menyetujui rancangan tata tertib DPR Papua itu disahkan dalam sidang kali ini, dengan alasan materinya perlu disempurnakan dan diajukan (dibahas) dalam paripurna berikutnya. (Arjuna P/Redaksi)

 

Advertisement