Pemuda Marind Bersuara, Parpol Dituding Tak Berpihak Kepada OAP

Pemuda Marind Bersuara, Parpol Dituding Tak Berpihak Kepada OAP

Pemuda Marind berikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan | LKF

Metro Merauke – Pemuda Marind tak henti-hentinya bersuara memperjuangkan daerah pemilihan (Dapil) IV dan V yang khusus bagi orang asli Papua untuk mengikuti pencalegan sekaligus bersaing dalam pemilu legislatif tahun 2019.

“Kami hanya menginginkan agar dapil khusus bagi OAP harus direalisasikan.  Dari waktu ke waktu terus diperjuangkan, namun pimpinan partai politik di Kabupaten Merauke, sepertinya tak meresponi dengan positif,” tegas Ketua Pemuda Marind, Fransiskus Ciwe saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan Jumat (31/8).

Meskipun berbagai tahapan sudah berjalan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, namun Dapil IV dan V harus diprioritaskan bagi OAP untuk bertarung disana.

“Kenapa kami memperjuangkan dapil khusus OAP, karena faktanya bahwa dari periode ke periode, keterwakilan orang asli di lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Merauke mengalami penurunan drastis bahkan menuju ke ambang kepunahan,” tegasnya.

Olehnya, jelas Ciwe, perlunya juga kebijakan politik yang kuat dari DPRP maupun MRP dengan mengambil suatu tindakan politik menyelamatkan OAP.

“Kita tahu bersama bahwa di DPRP telah ada raperdasus yang sedang digodok. Olehnya, harus segera ditetapkan dan disahkan. Sehingga hak politik OAP dapat terakomodir,” pintanya.

Dia berharap perlunya intervensi pembina politik di Kabupaten Merauke terhadap perjuangan Pemuda Marind untuk dua dapil dimaksud.

Ditambahkan, jika aspirasi dan tuntutan yang disampaikan ini tak ditindaklanjuti pemerintah dan pihak-pihak berkompoten lain, maka akan dilakukan aksi demonstrasi secara besar-besaran dalam waktu dekat. (LKF)

Advertisement